Tuesday, September 15, 2026
HomeHEADLINEWest Papua dan New Caledonia: Isu Utama Vanuatu di PIF

West Papua dan New Caledonia: Isu Utama Vanuatu di PIF

Vanuatu Tekan Isu Papua Barat dan Kaledonia Baru di Pertemuan Pemimpin Forum Kepulauan Pasifik

Jayapura, Jubi – Vanuatu akan mendesak agar isu Papua Barat dan Kaledonia Baru mendapat sorotan lebih besar di tingkat regional saat para pemimpin Pasifik berkumpul di Palau untuk Pertemuan Pemimpin Forum Kepulauan Pasifik ke-55.

Perhatian Khusus pada Papua Barat dan Kaledonia Baru

Menteri Perubahan Iklim Ralph Regenvanu mewakili Vanuatu dalam pertemuan tersebut yang berlangsung hingga 4 September. Ia menyatakan bahwa kedua isu Melanesia tersebut menjadi prioritas utama Vanuatu dalam pembahasan dengan para pemimpin Pasifik, terutama terkait West Papua yang ingin kembali masuk ke agenda Forum Kepulauan Pasifik.

Vanuatu akan bekerja sama dengan mitra di Melanesian Spearhead Group (MSG) untuk menyepakati posisi bersama dan mendorong pembahasan situasi hak asasi manusia yang mengenai komunitas Melanesia di Papua Barat.

Sedangkan terkait New Caledonia, Vanuatu berupaya mendapatkan dukungan regional kuat untuk proses dekolonisasi wilayah tersebut. Presiden Front Pembebasan Nasional Kanak dan Sosialis (FLNKS), Christian Tein, juga turut hadir di Palau bersama delegasi Vanuatu.

Agenda Perubahan Iklim dan Pembangunan

Selain isu Papua Barat dan Kaledonia Baru, Vanuatu pun menekankan perubahan iklim sebagai agenda utama dalam Forum. Mereka mencari komitmen yang lebih kuat terkait aksi iklim serta upaya mendapatkan dukungan finansial lebih besar untuk proyek adaptasi iklim, infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

Vanuatu juga memanfaatkan kesempatan ini untuk membahas dengan mitra pembangunan dan donor terkait dukungan finansial yang diperlukan, termasuk melalui pertemuan dengan Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia, dan mitra lainnya.

Memperkuat Kemitraan Internasional

Sebagai ketua delegasi Vanuatu, Regenvanu diharapkan menjalin pertemuan bilateral dengan berbagai mitra internasional seperti Selandia Baru, Australia, Tiongkok, serta negara-negara Eropa. Fokusnya adalah memperkuat hubungan, proyek pembangunan, dan memastikan Vanuatu tetap mendapat manfaat dari dukungan internasional.

Pertemuan Pemimpin Forum Kepulauan Pasifik ke-55 menjadi ajang bagi para pemimpin dan perwakilan Pasifik untuk membahas berbagai prioritas dan tantangan regional yang dihadapi. (*)

Source link

BERITA TERKAIT

Berita Populer