Kepala Eksekutif Otoritas Kesehatan Provinsi Madang, Dr. Martin Daimen, mendesak agar masyarakat di Madang mengambil langkah-langkah ketat untuk melindungi diri dari kasus flu yang sedang menyebar di wilayah tersebut. Imbauan ini mencakup penggunaan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan secara teratur guna mencegah penularan flu. Dr. Daimen melaporkan bahwa telah terjadi banyak kasus penyakit mirip flu di Rumah Sakit Umum Modilon selama beberapa bulan terakhir, dengan kasus terbanyak berasal dari Distrik Ramu Tengah dan Madang.
Pusat kesehatan distrik telah diarahkan untuk memantau pasien dengan gejala flu dan melaporkan setiap perkembangan, termasuk kematian atau komplikasi yang tidak biasa. Sebuah tim dari Institut Penelitian Medis membantu rumah sakit dalam mendeteksi dan mengidentifikasi kemungkinan wabah virus Nipah di Madang dengan memproses sampel di Port Moresby dan Goroka. Dr. Daimen mengungkapkan bahwa rumah sakit memiliki kapasitas untuk mendeteksi dini jika Virus Nipah menyebar ke Madang, namun perlu waspada terhadap potensi penahanan yang dapat menjadi masalah serius.
Masyarakat didesak untuk mempraktikkan jaga jarak aman, mengenakan masker, dan mencuci tangan secara teratur guna mencegah penularan virus Nipah. Orang-orang dengan kondisi medis yang sudah ada dan anak-anak di bawah usia lima tahun dianggap paling rentan dan harus mengambil langkah pencegahan ekstra untuk melindungi diri dari gejala virus Nipah yang mudah menular. Dr. Daimen mengingatkan bahwa meskipun saat ini belum terlalu mengkhawatirkan, namun virus Nipah dapat menjadi ancaman serius di masa depan, oleh karena itu tindakan pencegahan yang tepat perlu dilakukan.

