Wakil Bupati Jayapura Akan Tindaklanjuti Keluhan Nakes Puskesmas Waibu
Wakil Bupati Jayapura, Papua, Haris Richard Yocku menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jayapura akan menindaklanjuti keluhan yang disampaikan tenaga kesehatan atau nakes Puskesmas Waibu. Aksi mogok kerja dan pemalangan fasilitas kesehatan yang dilakukan oleh para nakes tersebut membuat pelayanan kesehatan di Puskesmas Waibu sempat terganggu.
Aspirasi dan Keluhan Nakes
Dalam aksi yang dilakukan pada Senin (15/6/2026), tenaga kesehatan menuntut pergantian kepala puskesmas. Mereka mempersoalkan kepemimpinan, transparansi pengelolaan dana BPJS Kesehatan, serta suasana kerja yang dinilai tidak kondusif. Tiga persoalan utama yang menjadi sorotan nakes adalah kepala puskesmas yang dinilai belum memenuhi harapan pegawai, pengelolaan dana BPJS dan BOK yang dianggap tidak transparan, serta tekanan kerja yang mempengaruhi suasana kerja dan pelayanan kesehatan.
Tindak Lanjut
Wakil Bupati Jayapura menyatakan bahwa pemerintah daerah tidak akan mengambil keputusan sepihak tanpa proses klarifikasi dan evaluasi terhadap semua pihak yang terlibat. Ia juga meminta agar masyarakat dan media tidak berspekulasi sebelum proses klarifikasi selesai. Surat tuntutan nakes akan diteruskan kepada Bupati Jayapura sebagai bahan pertimbangan.
Setelah dialog dengan para tenaga kesehatan, pemalangan di Puskesmas Waibu akhirnya dibuka kembali dan pelayanan kesehatan berjalan normal. Terkait dugaan sikap arogan kepala puskesmas, Yocku meminta agar bukti yang dapat dipertanggungjawabkan dilaporkan secara resmi kepada Bupati Jayapura.
Pemerintah Kabupaten Jayapura akan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh laporan yang disampaikan nakes, termasuk pengelolaan dana BPJS serta hubungan kerja di Puskesmas Waibu. Fokus utama tetap pada kelancaran pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

