Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membuat kejutan dengan keputusan untuk absen dalam briefing kabinet keamanan yang biasanya dia pimpin. Ketidakhadirannya yang tak terduga ini menarik perhatian luas dan memicu spekulasi di kalangan politisi dan media. Meskipun telah ada rumor bahwa Netanyahu telah tewas, Kantor Perdana Menteri Israel membantah klaim tersebut dan menyebutnya sebagai berita palsu.
Video menunjukkan Menteri Pertahanan Israel Israel Katz dan lima perwira militer senior memberikan briefing tentang situasi terkini di Tel Aviv pada 14 Maret. Ini menjadi kali pertama dalam sejarah Israel di mana Netanyahu absen dari pertemuan dewan militer, yang kemudian disoroti oleh sejumlah pengguna media sosial.
Spekulasi semakin berkembang setelah sebuah video menunjukkan Netanyahu berbicara dalam konferensi pers tentang konflik Israel-AS melawan Iran pada 28 Februari. Beberapa pengguna mencatat adanya cacat, seperti adanya enam jari di tangan kanannya, yang memunculkan pertanyaan apakah rekaman tersebut diedit melalui AI.
Netanyahu tidak muncul di depan umum selama hampir tujuh hari sejak pidato terakhirnya yang berjudul ‘Rakyat Iran, saat kebenaran akan tiba’. Pada tanggal 2 Maret, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan bahwa kantor Netanyahu dan markas komandan mereka menjadi target serangan rudal.

