Wednesday, June 17, 2026
HomeHEADLINETips Pengolahan MPASI Berbahan Pangan Lokal oleh TP PKK Dogiyai

Tips Pengolahan MPASI Berbahan Pangan Lokal oleh TP PKK Dogiyai

TP PKK Dogiyai Dorong MPASI dari Pangan Lokal untuk Cegah Stunting

Pemanfaatan bahan pangan lokal kembali didorong di Kabupaten Dogiyai lewat pelatihan pembuatan makanan pendamping Air Susu Ibu atau MPASI. Kegiatan yang digelar Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) pada Kamis (13/11/2025) ini menyasar sekitar 50 kader Posyandu dan ibu hamil, dengan fokus utama pada upaya pencegahan stunting di 10 distrik.

Bekal Kader Posyandu untuk Edukasi Gizi

Pelatihan tersebut dirancang bukan hanya untuk mengajarkan cara mengolah makanan, tetapi juga membekali peserta agar mampu menghadirkan MPASI yang bergizi, higienis, dan mudah diterapkan di lingkungan masing-masing. Para peserta berasal dari Posyandu di 79 kampung se-Kabupaten Dogiyai, ditambah 20 ibu hamil yang ikut mengambil bagian dalam kegiatan ini.

Dalam sambutan yang disampaikan Ny. Adolvina Tebai, S.Pd, M.Pd mewakili ketua TP-PKK Kabupaten Dogiyai, ditegaskan bahwa daerah ini memiliki potensi sumber daya alam yang besar dan bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan pangan keluarga. Menurutnya, kekayaan lokal seharusnya tidak berhenti sebagai potensi, tetapi diolah menjadi makanan yang mendukung tumbuh kembang anak.

Fokus pada Pencegahan Stunting

Pelatihan MPASI berbahan pangan lokal ini menjadi bagian dari langkah pencegahan stunting yang lebih terarah di Dogiyai. Dengan memanfaatkan bahan yang tersedia di sekitar masyarakat, TP-PKK berharap keluarga tidak hanya lebih mudah menyediakan makanan sehat, tetapi juga lebih sadar akan pentingnya gizi seimbang sejak masa kehamilan hingga masa pertumbuhan anak.

Selain praktik pengolahan makanan, kegiatan ini juga menempatkan kader Posyandu sebagai ujung tombak edukasi di kampung-kampung. Mereka diharapkan dapat menularkan pengetahuan yang diperoleh kepada warga lain, sehingga pesan tentang pentingnya nutrisi dan kebersihan makanan tidak berhenti di ruang pelatihan.

Akan Diulang untuk Perkuat Peran Kader

TP-PKK Kabupaten Dogiyai berencana mengulang kegiatan serupa di masa mendatang. Langkah ini dipandang penting untuk memperkuat kapasitas kader Posyandu dalam mendampingi masyarakat, terutama dalam memahami kebutuhan gizi ibu hamil dan anak usia dini. Dengan pendekatan yang berkelanjutan, pelatihan semacam ini diharapkan memberi dampak lebih luas bagi keluarga di Dogiyai.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

BERITA TERKAIT

Berita Populer