Berita muncul tentang penyebaran informasi yang salah dan gambar palsu terkait konflik di Timur Tengah setelah kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Beberapa pihak menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memanipulasi dan menyebar gambar yang diduga menunjukkan jenazahnya dalam kondisi yang sangat mengerikan di bawah reruntuhan. Gambar-gambar yang disebar di platform seperti Facebook dan X awalnya menyebabkan kebingungan karena terdapat kesalahan visual seperti pencahayaan yang tidak alami dan distorsi objek. Selain itu, terlihat bahwa Ali Khamenei memiliki enam jari di salah satu tangannya, yang merupakan kesalahan umum yang dibuat oleh AI. Media Iran telah mengonfirmasi bahwa beberapa anggota keluarga Khamenei juga tewas, namun belum ada bukti foto yang ditemukan hingga saat ini. Beberapa video palsu yang menunjukkan dampak serangan di Teheran juga beredar, dengan pemakaian klip lama atau klip dari lokasi yang berbeda. Hal ini menunjukkan bahwa pertempuran baru telah muncul dalam dunia maya, di mana informasi palsu dan manipulasi gambar dapat dengan mudah menyebar dan menimbulkan kebingungan di antara masyarakat.

