Wednesday, June 17, 2026
HomeHEADLINETerbongkar: TPNPB Klaim Menembak 4 BIN yang Menyamar di Yahukimo

Terbongkar: TPNPB Klaim Menembak 4 BIN yang Menyamar di Yahukimo

Operasi TPNPB Kodap XVI Yahukimo dilaporkan telah menembak mati empat orang yang menyamar sebagai guru di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan pada Senin (2/2/2026). Mayor Kopitua Heluka, Komandan TPNPB Kodap XVI Yahukimo, mengungkapkan bahwa para agen intelijen militer pemerintah Indonesia yang menjadi target penembakan tersebut, termasuk orang asli Papua. Penembakan dilakukan karena agen tersebut dianggap telah melampaui zona perang di Yahukimo dan tidak mematuhi peringatan TPNPB tentang berhenti aktivitas sipil.

Menurut Kopitua Heluka, sekolah, rumah sakit, dan kantor-kantor di daerah tersebut telah diperintahkan untuk ditutup karena dianggap sudah tidak berfungsi secara sipil dan diketahui telah disusupi oleh anggota BIN. Untuk itu, dia mengimbau warga imigran Indonesia dan orang asli Papua yang bekerjasama dengan pemerintah Indonesia agar segera meninggalkan Yahukimo.

Sebby Sambom, Juru Bicara TPNPB-OPM, menekankan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa TPNPB tidak akan mundur dalam perjuangannya merebut kembali kemerdekaan Papua. Sementara Kasatgas Humas Operasi Damai, Kombes Pol Yusuf Sutejo, membantah klaim TPNPB tersebut dan menyatakan bahwa keamanan di Yahukimo sudah dalam kondisi kondusif. Menurutnya, pihak teroris yang bertanggung jawab atas kekerasan di daerah tersebut, bukan aparat keamanan pemerintah.

Meski demikian, situasi konflik bersenjata antara TPNPB dan pemerintah Indonesia tetap memerlukan penyelesaian damai. Sebby Sambom mendesak agar Presiden Prabowo Subianto membuka diri untuk melakukan perundingan damai dengan orang Papua. Tindakan ini diharapkan dapat menghentikan konflik yang telah mengakibatkan ribuan warga Papua tewas dan ratusan ribu orang kehilangan tempat tinggal akibat perang.

Kombes Pol Yusuf Sutejo juga menegaskan bahwa upaya pembangunan rumah sakit dan sekolah di Papua dilakukan untuk meningkatkan kesehatan dan pendidikan masyarakat setempat. Namun, tindakan KKB yang merusak sekolah dan meneror masyarakat telah menghambat upaya ini. Meskipun klaim TPNPB masih dalam proses penyelidikan, situasi keamanan di Yahukimo tetap menjadi fokus pihak berwenang untuk dipastikan kondusif.

Source link

BERITA TERKAIT

Berita Populer