InfraNexia: Mesin Pertumbuhan Baru Telkom dalam Dunia Infrastruktur Digital
PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) telah menyelesaikan Spin-Off InfraCo Tahap 1 pada Januari 2026, yang menandai langkah penting perusahaan sebagai penyedia infrastruktur digital wholesale netral dan handal. Dalam upayanya memperkuat posisi ini, InfraNexia terus mengalami pertumbuhan bisnis yang positif serta meningkatkan kerjasama dengan pelanggan eksternal.
Transformasi Bisnis InfraNexia
Sejak tahap pertama spin-off, InfraNexia telah fokus pada peningkatan tata kelola, kualitas layanan, dan efisiensi operasional. Capaian tersebut menjadi landasan kuat bagi Telkom dalam melanjutkan perjalanan transformasi melalui Spin-Off InfraCo Tahap 2 dengan nilai transaksi mencapai Rp49,9 triliun.
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menegaskan pentingnya Spin-Off InfraCo Tahap 2 dalam akselerasi transformasi bisnis TelkomGroup. Langkah ini sejalan dengan upaya Danantara Asset Management dalam konsolidasi aset BUMN dan membuka peluang baru dalam pengelolaan aset infrastruktur digital.
Langkah Strategis untuk Masa Depan
Spin-Off InfraCo Tahap 2 menjadi langkah penting dalam strategi TLKM 30, di mana InfraNexia diidentifikasi sebagai mesin pertumbuhan baru Telkom. Fokusnya adalah meningkatkan layanan infrastruktur, efisiensi bisnis, serta kolaborasi strategis guna mendukung konektivitas digital nasional.
Percepatan monetisasi aset infrastruktur bernilai tinggi seperti data center, tower, dan jaringan fiber menjadi fokus dalam upaya Telkom untuk menciptakan nilai jangka panjang dan sumber pertumbuhan baru di masa mendatang.

