Rudal balistik jarak pendek buatan Iran, Fateh-100 dan Zolfaghar, memiliki kemampuan yang mengesankan dengan kecepatan terbang mencapai Mach 3 atau tiga kali kecepatan suara. Dua pejabat intelijen sekutu AS melaporkan bahwa Iran berencana mentransfer rudal Fateh-110 dan Zolfaghar ke Rusia. Rudal balistik Fateh-110 memiliki jangkauan 300 km sementara rudal Zolfaghar dapat mencapai 700 kilometer. Rusia tertarik dengan rudal operasional taktis jarak pendek buatan Iran karena kualitas dan ketersediaan yang besar. Namun, berdasarkan INF dari tahun 1988 hingga 2019, Rusia dibatasi dalam produksi rudal jarak pendek. Resolusi Dewan Keamanan PBB 2231 juga akan mengakhiri embargo ekspor teknologi rudal terhadap Iran setelah 18 Oktober 2023. Dengan kemampuan Iran dalam teknologi rudal, hal ini menimbulkan kegelisahan bagi Donald Trump dan Netanyahu. Selain itu, Rusia memiliki potensi untuk memperoleh 2 rudal balistik buatan Iran, meskipun terdapat pembatasan terkait uji coba dan pengerahan rudal jelajah berbasis darat dengan jangkauan 1.000 hingga 5.500 km, seperti yang dilarang untuk AS dan Rusia.

