Nvidia Luncurkan “Superchip” RTX Spark untuk Laptop dan PC
Nvidia memperkenalkan “superchip” RTX Spark berbasis Arm untuk sistem operasi Windows dengan tujuan menciptakan pelayan AI pribadi yang selalu siap membantu pengguna. Hal ini menandai langkah baru Nvidia dalam dunia komputasi yang berbeda dari pertarungan biasa antara Intel dan AMD.
Pada ajang Computex 2026 di Taiwan, Nvidia memperkenalkan RTX Spark sebagai system-on-a-chip (SOC) pertama mereka berbasis Arm untuk laptop dan PC konsumen. Chip ini dirancang untuk bekerja dengan OS Windows 11 dan menawarkan performa yang sangat powerful dengan konsumsi listrik yang efisien.
Spesifikasi RTX Spark
RTX Spark memiliki CPU 20-core hasil rancangan Mediatek dan 6.144 inti CUDA berbasis arsitektur GPU Blackwell. Performanya setara dengan GPU laptop RTX 5070 namun dengan konsumsi listrik yang lebih irit. Chip ini mampu melakukan komputasi hingga 1 petaflop (satu kuadriliun operasi per detik) dan mendukung memori RAM super besar mulai dari 16GB hingga 128GB yang dapat digunakan bersama oleh CPU dan GPU.
Langkah Nvidia untuk merancang superchip berbasis Arm ini merupakan upaya untuk mengubah cara laptop dan PC bekerja, menjadikannya lebih efisien dan memberikan pengalaman menggunakan komputer yang lebih personal dengan adanya pelayan AI.

