Pemerintah Provinsi Papua Tengah mulai menata langkah yang lebih serius untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan bertumpu pada potensi yang dimiliki daerah sendiri. Di tengah kebutuhan pembangunan yang terus berjalan, PAD dipandang bukan sekadar angka dalam laporan keuangan, melainkan sumber daya penting untuk menopang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga layanan publik yang langsung dirasakan masyarakat.
PAD Jadi Kunci Kemandirian Fiskal Papua Tengah
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule, menegaskan bahwa PAD yang kuat akan memberi ruang lebih besar bagi pemerintah daerah dalam membiayai program-program prioritas. Ia menyampaikan hal itu saat membuka lokakarya Roadmap Peningkatan PAD Provinsi Papua Tengah. Menurutnya, semakin besar kemampuan daerah menggali pendapatan sendiri, semakin kecil ketergantungan pada transfer dari pemerintah pusat.
Dalam pandangannya, kemandirian fiskal bukan hanya soal kemampuan mengumpulkan penerimaan, tetapi juga soal keleluasaan menentukan arah pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik Papua Tengah. Karena itu, penguatan PAD harus ditempatkan sebagai bagian dari strategi jangka panjang, bukan sekadar upaya sesaat.
Digitalisasi dan Data Jadi Titik Awal
Silwanus menekankan pentingnya pembaruan data potensi pajak dan retribusi agar pemerintah memiliki gambaran yang lebih akurat mengenai sumber-sumber pendapatan yang bisa dioptimalkan. Tanpa data yang mutakhir, kebijakan pemungutan dinilai akan sulit tepat sasaran. Ia juga menyoroti perlunya digitalisasi sistem pemungutan untuk mendorong transparansi sekaligus meningkatkan efisiensi kerja aparatur.
Selain itu, penguatan kapasitas aparatur pengelola pendapatan daerah menjadi perhatian lain yang tak kalah penting. Aparat yang memahami mekanisme pemungutan, pengawasan, dan pelaporan dinilai akan lebih mampu mengelola pendapatan daerah secara tertib. Di sisi lain, kesadaran dan kepatuhan masyarakat sebagai wajib pajak juga disebut sebagai faktor penentu keberhasilan.
Sinergi Antarperangkat Daerah Didorong Lebih Kuat
Pemprov Papua Tengah juga mendorong sinergi yang lebih solid antara perangkat daerah dan para pemangku kepentingan terkait. Upaya meningkatkan PAD tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kerja bersama agar potensi yang ada benar-benar dapat diolah menjadi sumber penerimaan yang berkelanjutan.
Melalui lokakarya ini, pemerintah daerah berharap lahir sebuah roadmap yang jelas, terukur, dan bisa dijalankan secara konsisten. Fokusnya bukan hanya menambah penerimaan, tetapi juga membangun sistem yang lebih kuat untuk mengelola pajak daerah, retribusi daerah, serta kekayaan daerah secara lebih optimal demi menopang pembangunan Papua Tengah ke depan.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

