Saturday, July 18, 2026
HomeKESEHATANStrategi Menpar untuk Tingkatkan Wisatawan saat Libur Imlek

Strategi Menpar untuk Tingkatkan Wisatawan saat Libur Imlek

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, melihat bahwa libur Imlek yang berdekatan dengan bulan Ramadhan di tahun 2026 memberikan kesempatan strategis untuk meningkatkan kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara dengan durasi tinggal yang lebih lama. Kementerian Pariwisata memandang momentum libur Imlek dan awal Ramadhan sebagai peluang untuk industri pariwisata memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan yang merayakan libur panjang Hari Raya Imlek 2026. Kampanye #DiIndonesiaAja diangkat untuk mendorong wisatawan berlibur dalam negeri dengan tetap memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, dan keberlanjutan destinasi pariwisata. Pemerintah juga telah menetapkan cuti bersama untuk Tahun Baru Imlek 2026 jatuh pada Senin (16/2), sehingga waktu tersebut bersanding dengan akhir pekan.

Kombinasi hari libur nasional, cuti bersama, dan cuti tahunan diharapkan menciptakan liburan yang lebih panjang dengan dampak positif bagi sektor pariwisata. Pentingnya pemetaan tanggal long weekend agar masyarakat dapat merencanakan perjalanan lebih awal untuk menghindari kerumunan dan memberi manfaat bagi pekerja dan keluarga. Diharapkan dengan pergerakan wisata yang merata dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan UMKM. Selain itu, Kementerian Pariwisata melakukan penguatan kampanye tematik Imlek dan Ramadhan melalui promosi perjalanan keluarga dan wisata minat khusus, terutama di destinasi dengan atraksi Imlek dan destinasi ramah muslim.

Upaya pemasaran berbasis data dilakukan untuk memetakan minat pasar dan pola perjalanan sehingga pesan promosi dapat lebih efektif. Kolaborasi dengan pelaku industri, pemerintah daerah, dan platform perjalanan guna menyusun paket wisata dan event tematik untuk libur panjang Imlek juga menjadi fokus. Komunikasi publik terkait kesiapan destinasi dan pilihan travel yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan di masa transisi menuju Ramadhan terus diperkuat. Semua strategi pemasaran yang dilakukan bertujuan agar libur panjang Imlek-Ramadhan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan pergerakan wisatawan, memperpanjang length of stay, dan memberi dampak ekonomi yang merata bagi daerah.

Source link

BERITA TERKAIT

Berita Populer