Pelaksanaan Program Strategis Dinas Pendidikan Papua Tengah
Sebuah forum strategis di Jayapura, Papua pada 28-30 Mei 2026, menyuguhkan langkah-langkah efektif yang diambil oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, Nurhaidah, SE, untuk mengatasi anak tidak sekolah (ATS). Masalah ATS telah menjadi tantangan utama dalam pembangunan pendidikan di wilayah Indonesia bagian timur, termasuk di Papua Tengah. Namun, dengan berbagai strategi inovatif, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus bergerak maju untuk menyelesaikan permasalahan ini.
Inovasi dalam Mengatasi Anak Tidak Sekolah di Papua Tengah
Nurhaidah, SE, menjelaskan dalam forum tersebut bahwa setiap anak berhak mendapatkan pendidikan, tanpa terkecuali, meskipun dihadapkan pada tantangan geografis, infrastruktur yang belum merata, serta faktor sosial dan budaya yang beragam di Papua Tengah. Untuk itu, Dinas Pendidikan terus mencari solusi yang tepat dan relevan dengan kondisi masyarakat setempat.
Pada pertemuan itu, Nurhaidah, SE memaparkan serangkaian praktik terbaik yang telah diterapkan, seperti program penanganan ATS, sekolah gratis, sekolah berpola asrama, sekolah sepanjang hari, penempatan guru di daerah terpencil, hingga upaya penguatan kapasitas guru melalui program PPG dan RPL. Semua program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah Papua Tengah dalam meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi semua anak.
Capaian Positif dan Rencana Lanjutan
Dari data ATS yang disampaikan oleh Dr. Agus Sumule, terlihat peningkatan signifikan dalam penurunan jumlah anak tidak sekolah di Papua Tengah. Hal ini menunjukkan keberhasilan dari berbagai program strategis yang telah dilaksanakan. Dalam beberapa tahun terakhir, pembangunan pendidikan di Papua Tengah terus diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak terkait.
Dengan peta jalan yang sedang disusun oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, diharapkan penanganan ATS dapat lebih terarah dan terukur. Selain itu, belajar dari praktik baik provinsi lain dalam mengatasi anak tidak sekolah juga akan menjadi langkah lanjutan yang diambil untuk meningkatkan capaian pendidikan di wilayah tersebut.

