Operasi militer besar yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel dikabarkan telah dilakukan dengan penggunaan senjata canggih, termasuk rudal Tomahawk. Kabar tentang rudal Tomahawk Amerika Serikat yang terbang dari wilayah udara Irak menuju Iran belum diverifikasi, namun laporan dan rekaman telah beredar. Operasi ini melibatkan pesawat siluman B-2 Spirit, bom penghancur bunker GBU-57, dan rudal jelajah Tomahawk, menandai salah satu operasi militer yang paling kompleks dan berisiko tinggi dalam beberapa tahun terakhir.
Rudal Tomahawk telah beroperasi selama 42 tahun dan digunakan dalam hampir semua intervensi militer AS. Ditembakkan dari kapal selam atau kapal permukaan, rudal ini memiliki jangkauan hingga 1.600 kilometer dengan kecepatan 880 km/jam dan terbang beberapa puluh meter di atas permukaan tanah. Angkatan Laut AS mencatat bahwa sebanyak 8.959 rudal Tomahawk telah diproduksi sejak program dimulai dan lebih dari 2.350 rudal telah ditembakkan. Versi Tomahawk yang membawa hulu ledak nuklir telah dipensiunkan dari layanan pada tahun 2013.

