Peta kekuatan pasar ponsel pintar di kawasan Asia Tenggara mengalami pergeseran signifikan sepanjang 2025. Di tengah penurunan tipis pengapalan ponsel pintar sebesar 1 persen, Samsung berhasil merebut kembali posisi puncak melalui penyegaran lini produk yang agresif. Sementara itu, Xiaomi mengokohkan dominasinya sebagai pemimpin pasar di Indonesia. Berdasarkan riset terbaru Omdia, pasar ponsel pintar Asia Tenggara mencatatkan total pengapalan sebesar 100 juta unit sepanjang tahun 2025. Meskipun terjadi penurunan tahunan 1 persen, pertumbuhan positif mulai terlihat pada kuartal keempat (4Q25) dengan pertumbuhan pengapalan 2 persen mencapai 25,8 juta unit. Pemulihan ini mengakhiri kontraksi selama tiga kuartal berturut-turut, mengindikasikan penguatan daya beli konsumen menjelang pergantian tahun. Samsung memimpin pasar di level regional dengan pertumbuhan pengapalan 5 persen menjadi 17,9 juta unit sepanjang 2025, setara dengan pangsa pasar 18 persen. Keberhasilan ini didorong oleh peluncuran seri Galaxy A17 yang membawa peningkatan spesifikasi signifikan pada segmen ponsel terjangkau.

