Thursday, June 18, 2026
HomeTEKNOLOGIRudal Sejjil-2: Teknologi Evolusi yang Sulit Ditembus

Rudal Sejjil-2: Teknologi Evolusi yang Sulit Ditembus

Rudal Sejjil-2 merupakan rudal berbahan bakar padat yang dikembangkan oleh Iran dengan kemampuan untuk dikerahkan secara cepat dan memiliki daya tahan yang tinggi terhadap sistem pertahanan modern. Dalam gelombang pembalasan ke-54 di bawah Operasi “Janji Sejujurnya 4,” Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) meluncurkan rudal tersebut ke target AS dan Israel. Sejjil-2, yang merupakan jenis rudal balistik jarak menengah (MRBM), dianggap sebagai salah satu kemajuan teknologi paling signifikan dari Iran dalam beberapa dekade terakhir.

Sebelum munculnya Sejjil, Iran mengandalkan sistem rudal berbahan bakar cair seperti Shahab-3 dan Nodong untuk kekuatan rudalnya. Namun, kelemahan utama dari sistem tersebut adalah waktu persiapan yang lama, kemudahan deteksi, dan kerentanannya terhadap serangan pendahuluan. Sejjil dikembangkan untuk mengatasi kelemahan-kelemahan ini dengan menggunakan teknologi bahan bakar padat dua tahap yang mempersingkat waktu penyebaran serta meningkatkan kemampuan bertahan pasukan rudal.

Penyimpanan jangka panjang tanpa perawatan yang rumit menjadi mungkin berkat bahan bakar padat yang dimuat sebelumnya ke dalam badan roket selama proses pembuatan. Meskipun pengembangan mesin berbahan bakar padat skala besar menimbulkan tantangan teknis yang signifikan, rudal Sejjil-2 dapat diluncurkan hampir seketika setelah diperintahkan.

Dengan uji coba pertama kali pada tahun 2008, Sejjil-2 kemudian ditingkatkan menjadi versi Sejjil-2 hanya setahun kemudian. Pengujian menunjukkan peningkatan stabilitas dalam lintasan penerbangan dan akurasi yang lebih baik, meskipun spesifikasi detailnya belum sepenuhnya dirilis. Rudal Sejjil-2 merupakan bagian dari upaya Iran untuk mengurangi ketergantungannya pada desain impor dan mendorong lokalisasi teknologi pertahanannya.

Source link

BERITA TERKAIT

Berita Populer