Saturday, August 15, 2026
HomeTEKNOLOGIRoblox Wajibkan Verifikasi Usia: Akses Fitur Obrolan Terbaru

Roblox Wajibkan Verifikasi Usia: Akses Fitur Obrolan Terbaru

Roblox Wajibkan Verifikasi Usia untuk Akses Obrolan Teks dan Suara

Roblox mengambil langkah baru untuk membatasi akses fitur komunikasi di platformnya. Mulai sekarang, pengguna harus melewati verifikasi usia lewat pemindaian swafoto sebelum bisa memakai fitur Obrolan teks maupun suara dalam game. Kebijakan ini dibuat untuk memperketat keamanan sekaligus memastikan interaksi antarpemain sesuai dengan kelompok umur masing-masing.

Swafoto Jadi Syarat Sebelum Bisa Mengobrol

Lewat sistem baru ini, Roblox meminta pengguna membuktikan bahwa mereka berusia 13 tahun atau lebih. Prosesnya dilakukan secara otomatis melalui swafoto, lalu sistem akan mengelompokkan pengguna ke dalam kategori usia tertentu. Dari sana, akses komunikasi tidak lagi terbuka bebas, melainkan dibatasi agar hanya bisa berinteraksi dengan pengguna yang berada dalam kelompok usia yang sama atau serupa.

Kebijakan tersebut menandai perubahan besar dalam cara Roblox mengatur percakapan di dalam game. Bagi platform yang punya basis pengguna sangat luas dan beragam usia, pembatasan ini menjadi salah satu upaya paling tegas untuk mengurangi risiko interaksi yang tidak sesuai.

Diperluas Secara Global Setelah Uji Coba di Beberapa Negara

Sebelum diterapkan lebih luas, sistem verifikasi ini sudah lebih dulu berjalan di Australia, Selandia Baru, dan Belanda sejak Desember lalu. Kini, aturan yang sama diperluas untuk seluruh pengguna Roblox di dunia. Artinya, langkah yang awalnya diuji di sejumlah negara itu resmi menjadi kebijakan global.

Dengan penerapan ini, Roblox menegaskan bahwa keamanan pengguna tetap menjadi prioritas utama. Pembatasan berbasis usia juga diharapkan membuat ruang komunikasi di dalam platform lebih terkontrol, sehingga percakapan yang terjadi tidak lepas dari konteks umur pemain yang menggunakannya.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

BERITA TERKAIT

Berita Populer