Setelah satu tahun masa pemerintahan, Bupati Jayapura Yunus Wonda dan Wakil Bupati Jayapura Haris Richard S Yocku terus berupaya untuk mewujudkan janji kampanye mereka. Meskipun ada beberapa insiden kontroversial yang mendapat sorotan, namun berbagai pencapaian juga telah berhasil diraih. Suasana aula Kantor Bupati Jayapura menjadi saksi kelengkapan dalam Jumpa Pers Puncak Perayaan Syukuran Setahun Kepemimpinan Wonda dan Yocku. Pasangan ini dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jayapura pada tahun 2025 dan langsung melakukan kunjungan ke berbagai kegiatan syukuran di Kabupaten Jayapura.
Bupati Yunus Wonda telah meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Pratama di Distrik Unurumguay serta berkomitmen untuk membangun rumah sakit di wilayah lainnya dengan nilai anggaran sebesar Rp50 miliar per unit rumah sakit. Selain itu, janji kampanye untuk memekarkan Kabupaten Jayapura dengan membentuk Daerah Otonom Baru di Lembah Grimi Nawa juga telah dijalankan. Tim Percepatan Pemekaran Daerah Otonom Baru Wilayah Grime Nawa telah dibentuk. Selain itu, upaya mengaktifkan kembali tim sepakbola Persidafon Jayapura dan menyediakan peti jenazah secara gratis juga tengah dijalankan.
Pemerintah Kabupaten Jayapura juga telah melaksanakan berbagai program infrastruktur dan pelayanan kesehatan. Sejumlah proyek infrastruktur telah dijalankan baik yang dibiayai APBD maupun melalui kerja sama dengan pemerintah pusat. Selain itu, kucuran APBN 2025 untuk Kabupaten Jayapura juga membantu percepatan pembangunan di daerah tersebut. Program revitalisasi pendidikan juga menjadi fokus, dengan pembangunan pelatihan keterampilan kerja untuk Orang Asli Papua serta program pelatihan pengolahan pangan lokal.
Meskipun terdapat beberapa kritik terhadap kepemimpinan Yunus Wonda dan Haris Richard S Yocku, namun mereka tetap berkomitmen untuk meningkatkan mutu pelayanan, terutama di fasilitas kesehatan seperti RSUD Yowari. Insiden-insiden yang menimpa rumah sakit ini telah menarik perhatian publik dan memunculkan kebutuhan perbaikan dalam pelayanan kesehatan. Wakil Menteri Dalam Negeri melakukan inspeksi mendadak ke RSUD Yowari dan memberi tenggat waktu satu bulan untuk perbaikan. Meskipun demikian, apresiasi juga datang dari berbagai kalangan, termasuk dari masyarakat adat yang mengapresiasi perhatian serius yang diberikan kepada mereka.
Dalam rentang waktu satu tahun pemerintahan Yunus Wonda dan Haris Richard S Yocku, berbagai pencapaian telah dicatat. Meskipun masih banyak yang perlu diperbaiki, namun dengan komitmen dan kerja keras, pasangan ini masih memiliki waktu empat tahun kedepan untuk mewujudkan visi, misi, dan janji kampanye mereka.

