Saturday, July 18, 2026
HomeTEKNOLOGIPesawat Tua AS Mudah Masuk dan Keluar dari Iran

Pesawat Tua AS Mudah Masuk dan Keluar dari Iran

Pesawat serang A-10 Warthog memang tidak dilengkapi dengan teknologi canggih seperti pesawat siluman, namun keunggulan utamanya terletak pada daya tahannya yang luar biasa. Hal ini memungkinkan pesawat ini tetap terbang bahkan setelah mengalami tembakan hebat. Dalam konferensi pers, Ketua Kepala Staf Gabungan, Jenderal Dane Caine, menjelaskan bahwa A-10 Warthog berperan penting di Selat Hormuz, di mana pesawat ini dikerahkan untuk memburu dan menghancurkan kapal serang berkecepatan tinggi. Keberadaan A-10 Warthog di Iran mungkin merupakan suatu kejutan mengingat rencana penggantian pesawat ini telah ada sejak tahun 1980-an. Namun, Kongres AS tetap mendukung penggunaan A-10 Warthog dengan meminta Angkatan Udara AS untuk mempertahankan setidaknya 103 pesawat A-10. Pesawat A-10 Warthog awalnya dikembangkan pada akhir tahun 1960-an untuk misi dukungan udara jarak dekat (CAS) dan mulai beroperasi pada tahun 1976. Meskipun terdapat pesawat canggih lain seperti F-35, A-10 tetap dianggap penting karena kinerjanya yang belum mampu digantikan sepenuhnya. Dukungan untuk A-10 juga didapat dari Kongres AS. Perbedaan mendasar antara A-10 dan F-35 terletak pada filosofi desain dan doktrin pertempuran. F-35 didesain untuk pertempuran udara dan penetrasi jarak jauh dengan teknologi siluman dan avionik mutakhir, namun kurang efektif untuk misi di ketinggian rendah. Sementara A-10 terbukti lebih efisien dan handal dalam menjalankan misi berbahaya di darat. Selain itu, A-10 mampu membawa amunisi lebih banyak daripada F-35.

Source link

BERITA TERKAIT

Berita Populer