Indosat Ooredoo Hutchison, atau IOH, melanjutkan tahun 2026 dengan kinerja positif setelah mencatat pertumbuhan kuat pada kuartal terakhir 2025. Pendapatan Perseroan meningkat sebesar 9% quarter-on-quarter menjadi Rp15,36 triliun, disertai dengan pertumbuhan laba bersih dan EBITDA yang positif. Total pendapatan Indosat sepanjang tahun 2025 mencapai Rp56,5 triliun, dengan peningkatan laba sebesar 12,2% year-on-year, terutama didorong oleh pertumbuhan ARPU yang mencapai Rp44 ribu berkat personalisasi berbasis AI dan penguatan pengalaman pelanggan.
President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyatakan kebanggaannya atas capaian Perseroan dan fokusnya pada pertumbuhan yang berkelanjutan. Indosat terus meningkatkan personalisasi berbasis AI, keamanan digital, dan pengalaman pelanggan melalui inovasi terbaru seperti fitur 360 Scam and Spam Protection.
Dengan komitmen untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, Indosat terus menghadirkan solusi teknologi terbaru seperti layanan fixed wireless access (FWA) dan layanan HiFi Air di 24 kota di seluruh Indonesia. Dukungan terhadap kebutuhan digital masyarakat Indonesia semakin meningkat melalui layanan 5G dan pemasangan Home Broadband (HBB) untuk lebih dari 400.000 pelanggan.
Langkah-langkah ini merupakan bagian dari strategi Indosat dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan dengan jaringan canggih untuk menciptakan konektivitas digital yang lebih adaptif dan berorientasi pada manusia. Melalui investasi terus-menerus dalam infrastruktur digital dan inovasi, Indosat secara progresif bertransformasi menjadi perusahaan berbasis AI yang siap menghadapi masa depan yang semakin digital.

