Persipura Jayapura tengah menatap babak penentuan dalam Pegadaian Championship 2025/2026. Putaran ketiga menjadi ujian terakhir bagi tim berjuluk Mutiara Hitam jika ingin kembali ke kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia, Super League. Saat ini, persaingan semakin ketat, sehingga manajemen Persipura harus mendatangkan tenaga baru untuk memperkuat kedalaman skuat.
Meski berhasil menutup putaran kedua Pegadaian Championship sebagai pemuncak klasemen Grup Timur, Pelatih Persipura Rahmad Darmawan merasa masih ada kekurangan dalam komposisi timnya. Karena itu, perombakan dilakukan dengan mendatangkan tiga pemain baru sekaligus, yaitu Williams Lugo, Victor Mansaray, dan Bima Ragil.
Williams Lugo diharapkan dapat menjadi penyuplai di lini tengah, sementara Victor Mansaray diharapkan menggantikan peran Matheus Silva di ujung tombak. Bima Ragil didatangkan untuk memberikan warna baru serta menjadi pemutus serangan lawan dan penghubung antar lini.
Kehadiran Lugo dipercayakan untuk melengkapi kekurangan dalam skema permainan Persipura. Lugo, yang sebelumnya bermain untuk Persik Kediri, menunjukkan efektivitas tinggi sebagai kreator serangan. Statistiknya menunjukkan kemampuannya dalam mendistribusikan bola, mencetak gol, serta bertahan.
Sementara itu, Victor Mansaray dan Bima Ragil juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif pada tim. Mansaray dikenal sebagai penyerang yang telah teruji di berbagai liga, sedangkan Bima Ragil membawa pengalaman dan kreativitas di lini tengah.
Dengan persiapan yang intensif dan penambahan pemain baru, Persipura berharap dapat meraih kemenangan dalam jadwal yang menantang di putaran ketiga. Meskipun menempati posisi puncak klasemen sementara Grup Timur, Persipura tetap waspada terhadap persaingan yang ketat untuk meraih tiket promosi ke Liga 1. Sesuai dengan target tim, skuat Mutiara Hitam berkomitmen untuk kembali ke kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia.

