Rukka Sombolinggi, Sekretaris Jenderal Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), mengajak seluruh komunitas Masyarakat Adat anggota AMAN di seluruh Indonesia untuk terus memperjuangkan pengesahan Undang-Undang Masyarakat Adat. Hal ini disampaikan dalam peringatan Hari Kebangkitan Masyarakat Adat Nusantara (HKMAN) dan perayaan ulang tahun ke-27 AMAN pada 17 Maret 2026. Rukka menekankan pentingnya tidak berhenti dalam perjuangan meskipun tantangan masih ada, termasuk perampasan wilayah adat, intimidasi, kekerasan, dan kriminalisasi yang masih terjadi. Selama 27 tahun, AMAN telah berada di berbagai forum perjuangan dengan strategi pembelaan yang beragam.
Rukka juga menyoroti bahwa meski perjuangan Masyarakat Adat bersifat bersama-sama, kemenangan yang telah diraih masih dalam skala kecil. Namun, untuk mencapai kedaulatan, kemandirian, dan martabat bagi Masyarakat Adat, diperlukan perubahan yang radikal. Ia mengajak semua pihak untuk bersikap kritis dan waspada terhadap berbagai agenda kebijakan yang mungkin merugikan Masyarakat Adat.
Dalam upaya mencapai cita-cita bersama tersebut, Rukka menekankan pentingnya kebersamaan dan kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat sipil dan pemerintah. Meskipun beragam tantangan di depan, Rukka menegaskan bahwa tidak boleh menyerah karena keyakinan pada perjuangan yang benar. Dalam semua langkah perjuangan, Rukka berharap restu dari Tuhan agar kehidupan Masyarakat Adat di masa depan dapat lebih baik.

