Peringatan Hari Kebebasan Pers Dunia di Jayapura
Jayapura, Jubi – Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital Untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas (Komite Publisher Rights) bersama komunitas pers di Papua akan menggelar perayaan World Press Freedom Day (WPFD) atau Hari Kebebasan Pers Sedunia di Jayapura, 4-5 Mei 2026.
Ketua Komite Publisher Rights, Suprapto, menyampaikan bahwa peringatan ini tidak hanya menjadi momen global untuk menegaskan pentingnya kebebasan pers, perlindungan jurnalis, dan keberlanjutan media independen dalam kehidupan demokrasi, tetapi juga untuk membahas tantangan kebebasan pers di Indonesia.
Tema WPFD 2026
Dalam konteks Indonesia, tema WPFD 2026 di Indonesia adalah “Pers Berkualitas Untuk Masa Depan Indonesia yang Damai dan Adil”, yang menegaskan bahwa pers yang berkualitas merupakan kunci bagi masa depan yang berkelanjutan dan damai di Indonesia, termasuk di Papua.
Ketua Panitia WPFD 2026, Jean Bisay, menekankan bahwa kebebasan pers adalah hak fundamental bagi seluruh warga negara Indonesia, termasuk di daerah seperti Papua yang memiliki tantangan sosial dan keamanan yang lebih tinggi.
Kegiatan Peringatan WPFD 2026
Sejumlah kegiatan akan dilaksanakan dalam rangkaian peringatan WPFD 2026 di Jayapura, termasuk seminar nasional, forum berbagi pengalaman antar perusahaan pers dengan platform digital, pertemuan stakeholder, serta peningkatan kapasitas jurnalis dan perusahaan media.
Kegiatan ini melibatkan komunitas pers di Papua, pemerintah provinsi, dan pemangku kepentingan pers di tingkat nasional dalam upaya untuk memperkuat komitmen keselamatan kerja jurnalis, meningkatkan standar perlindungan pers nasional, serta menciptakan ruang kerja media yang aman dan bebas intimidasi.
Perayaan WPFD 2026 akan ditutup dengan penandatanganan “Deklarasi Jayapura”, yang berisi komitmen bersama untuk menjaga keberlanjutan dan kebebasan pers di Indonesia. (*)
Sumber: Jubi

