Pemerintah Fiji, Kepulauan Solomon, dan Vanuatu telah mengeluarkan nasihat bagi warga negara mereka di Timur Tengah untuk tetap tenang dan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan karena serangan udara AS-Israel terhadap Iran. Kedutaan Besar Fiji di Abu Dhabi mengatakan warga negara Fiji yang bukan penduduk Uni Emirat Arab harus mendaftar ke kedutaan sesegera mungkin di tengah penutupan wilayah udara di wilayah Dewan Kerjasama Teluk. Demikian disampaikan melalui laman internet RNZ Pasifik. Selain itu, Kementerian Luar Negeri Kepulauan Solomon juga telah menyarankan warga negaranya untuk tidak melakukan perjalanan ke wilayah tersebut sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. Penduduk pulau Solomon yang tinggal di wilayah Teluk dan Israel didesak untuk mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan, tetap tenang, mengikuti otoritas negara tuan rumah, dan memantau pembaruan yang dapat diandalkan. Sementara pemerintah Vanuatu menasihati warga negara dan pemegang paspor bahwa situasinya sangat tidak stabil dan tidak dapat diprediksi. Mereka yang terjebak di daerah yang terkena dampak disarankan untuk mengambil pengaturan segera untuk berangkat jika memungkinkan. Kementerian Luar Negeri Vanuatu juga mengingatkan untuk tetap terinformasi tentang kondisi lokal dan mendaftar jika berencana melakukan perjalanan ke daerah yang terkena dampak. Semua langkah ini diambil demi keamanan dan keselamatan warga negara Pasifik di tengah ketegangan yang terjadi di Timur Tengah.

