Sunday, June 14, 2026
HomeHEADLINEPerempuan Papua Melawan Ketidakadilan: Suara Perlawanan

Perempuan Papua Melawan Ketidakadilan: Suara Perlawanan

Perempuan Papua Bersatu: Suara Perlawanan terhadap Ketidakadilan di Tanah Papua

Suara Perempuan Papua Melawan Militerisme dan PSN

Sejumlah perempuan Papua yang tergabung dalam Suara Perempuan Papua Bersatu menyerukan perlawanan terhadap ketidakadilan di Tanah Papua. Mereka menggelar mimbar bebas yang bertajuk “Perempuan Bangkit Melawan Militerisme dan PSN” di Lingkaran Abepura, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, pada Kamis (30/04/2026).

Koordinator Lapangan, Geofani Pogolamun, menegaskan pentingnya perempuan untuk tidak diam dan harus bersuara melawan. Menurutnya, perempuanlah yang melahirkan kehidupan. Ia menyayangkan ketidakadilan yang terjadi di Tanah Papua, di mana perempuan dan anak-anak menjadi korban.

Dalam aksi tersebut, perempuan Papua menyuarakan keberanian untuk berbicara kebenaran. Mereka menuntut agar presiden dan aparat keamanan dapat melindungi kehidupan perempuan dan masyarakat Papua dari kekerasan dan ketidakamanan.

Bangkit Melawan Bersama

Aktivis perempuan, Vero Hubi, menekankan bahwa suara perempuan dalam perlawanan terhadap ketidakadilan sama pentingnya dengan senjata. Menurutnya, bersuara adalah bentuk perjuangan yang tidak boleh dianggap remeh.

Ia juga menegaskan bahwa masalah ketidakadilan di Tanah Papua adalah tanggung jawab bersama. Perempuan di berbagai daerah, seperti Puncak Jaya, juga mengalami masalah yang sama. Oleh karena itu, perempuan Papua harus bersatu dan tidak terpecah belah.

Perempuan Papua juga diminta untuk tidak menjadi objek sistem yang mengatur standar kecantikan dan komoditas. Mereka harus tampil apa adanya dengan jati diri Papua yang sebenarnya.

Aksi ini juga mengingatkan pentingnya menjaga tanah asal sebagai warisan bagi generasi mendatang. Perempuan Papua harus kembali ke akar budayanya dan tidak terlena dengan modernisasi yang mengancam keberlangsungan hidup serta identitas mereka.

Dengan demikian, melalui suara perempuan Papua yang bersatu, diharapkan momentum perlawanan terhadap ketidakadilan dan penindasan di Tanah Papua semakin kuat dan berkelanjutan.

Source link

BERITA TERKAIT

Berita Populer