Forum Keamanan Digital baru-baru ini diadakan di Beijing, membawa lebih dari 3.000 peserta dari berbagai negara. Dalam acara ini, para pakar membahas dampak kecerdasan buatan (AI) terhadap keamanan siber, serta solusi teknologi inovatif untuk mengatasi tantangan tersebut.
Perubahan dalam Serangan Siber
Direktur Biro Koordinasi Keamanan Siber di China, Gao Lin, menyatakan bahwa AI telah mengubah karakteristik serangan siber dengan peningkatan kecerdasan, efisiensi serangan yang dramatis, dan perluasan dampak yang pesat. Hal ini mendorong perlunya inovasi dalam sistem pertahanan, alat, dan teknologi keamanan siber.
Tantangan Baru dalam Pengembangan AI
Wakil Ketua Asosiasi Internet China, Zhao Zhi Guo, menyoroti tantangan baru yang muncul seiring dengan pengembangan agen AI yang memiliki kesadaran diri dan kemampuan pengambilan keputusan. Hal ini menimbulkan isu seputar tanggung jawab hukum, penyalahgunaan kekuasaan, dan risiko penipuan yang perlu diselesaikan.
Selama acara tersebut, lebih dari 200 sesi konferensi dan forum digelar, memberikan kesempatan bagi lebih dari 1.000 perusahaan untuk mempresentasikan produk dan menjalin kerja sama. Dengan tema “Di Era AI, Serangan dan Pertahanan Selalu Selangkah Lebih Maju,” Konferensi Keamanan Siber Beijing ke-8 memberikan wadah untuk diskusi dan kolaborasi dalam mengembangkan ekosistem industri keamanan siber yang lebih tangguh.

