Saturday, August 15, 2026
HomeHEADLINEPenurunan Kualitas Air Sungai Sepik PNG akibat Fenomena El Nino

Penurunan Kualitas Air Sungai Sepik PNG akibat Fenomena El Nino

Permukaan Sungai Sepik Papua Nugini Menurun, Dampak Kekeringan Terasa

Jayapura, Jubi – Musim kemarau yang berkepanjangan di beberapa wilayah Papua Nugini (PNG) telah menyebabkan permukaan Sungai Sepik menurun secara signifikan. Gubernur Provinsi Dataran Tinggi Barat, Wai Rapa, memberikan imbauan kepada masyarakat Dataran Tinggi Barat untuk siap menghadapi ketahanan pangan yang terancam akibat musim kemarau ini.

Dalam konferensi pers terbarunya di Port Moresby, Gubernur Wai Rapa menyatakan bahwa pengaruh El Nino telah terjadi di Provinsi Sepik Timur, Papua Nugini. Hal ini membuat permukaan air Sungai Sepik dan anak sungainya surut dengan cepat. Situasi ini menghambat transportasi sungai, pengiriman pasokan medis, sumber air minum, serta berdampak pada pasar ikan di wilayah tersebut.

Situasi Kekeringan

Perawat Paulus Gibson dari sub-pusat kesehatan Mersey di Nukuma, Ambunti, menjelaskan bahwa kekeringan telah membuat permukaan air dari Amaki ke anak sungai Kwangar menurun dan dangkal. Kondisi ini menghambat petugas kesehatan dalam mengangkut perlengkapan medis dan masyarakat yang mencoba mencapai kota-kota.

Kondisi kekeringan juga memengaruhi penduduk kampung yang jauh dari rumah sakit. Mereka yang biasanya menggunakan perahu untuk berobat harus membayar tarif tambahan sebesar 50 Kina akibat situasi sungai yang dangkal.

Keanekaragaman Sungai Sepik

Sungai Sepik, yang merupakan sungai terpanjang di Papua Nugini, terkenal akan kekayaan biologisnya dan menjadi lahan basah air tawar tak tercemar terbesar di Asia-Pasifik. Di samping itu, sungai ini terkenal dengan keberagaman budaya dan seni tradisional seperti ukiran kayu dan topeng yang menakjubkan.

Wilayah Sungai Sepik juga menawarkan pemandangan kehidupan tradisional yang terus berlanjut seiring dengan pengaruh modern. Sungai ini juga menjadi jalur air yang dapat dilayari dengan perahu, menampilkan kampung-kampung unik dan sejarah yang menarik.

Situasi kekeringan di Sungai Sepik menjadi perhatian serius, mengingat dampak yang luas terhadap kehidupan masyarakat di daerah tersebut. Masyarakat Dataran Tinggi Barat diimbau untuk bersiap menghadapi tantangan musim kemarau yang sedang melanda. (*)

Source link

BERITA TERKAIT

Berita Populer