Saturday, August 15, 2026
HomeHEADLINEPengembalian Artefak Papua: Museum Uncen Terima Koleksi

Pengembalian Artefak Papua: Museum Uncen Terima Koleksi

Artifak Papua Kembali ke Tanah Air Setelah Dicuri oleh AS

Repatriasi 1.000 artifak budaya, 20.000 slide foto berwarna, dan 100 rekaman suara dari Amerika Serikat berhasil diserahkan kepada pengelola Museum Loka Budaya Universitas Cenderawasih (Uncen) di Kota Jayapura, Provinsi Papua, pada Kamis (6/8/2026). Koleksi tersebut merupakan hasil dari pengumpulan O.W. (Bud) Hampton selama tahun 1982 hingga 1999.

Proses Repatriasi yang Berlangsung Selama 3 Tahun

Enrico Yory Kondologit, Kepala dan Kurator Museum Loka Budaya Uncen, menyatakan bahwa proses repatriasi ini berlangsung sejak tahun 2023 dan baru dapat terlaksana pada tahun 2026. Tantangan utama dalam proses ini adalah berbagai permasalahan administrasi yang memerlukan waktu yang cukup lama untuk diselesaikan.

Menurut Kondologit, inisiatif ini menjadi pembelajaran berharga baik secara pribadi maupun institusional. Belum pernah sebelumnya lembaga di Tanah Papua melakukan proses repatriasi benda-benda berharga seperti ini. Repatriasi sendiri merupakan kebijakan internasional yang dikeluarkan oleh UNESCO untuk mendukung proses rekonsiliasi dan kembali kepada pemiliknya yang sah.

Pentingnya Pengembalian Artifak bagi Masyarakat Papua

Dominikus Sorabut, Ketua Dewan Adat Papua, menilai pentingnya pengembalian benda-benda budaya tersebut karena memiliki nilai yang sangat besar bagi identitas dan spiritualitas orang Papua. Benda-benda tersebut tidak hanya menjadi simbol keberadaan leluhur, tetapi juga sebagai perekat antargenerasi.

Sorabut bersama dengan berbagai pihak lainnya turut terlibat dalam penandatanganan MoU untuk pemulangan artifak-artifak tersebut. Dengan dipulangkannya benda-benda ini, diharapkan dapat dijadikan sebagai pusat spiritual dan pendidikan bagi masyarakat Papua dan juga masyarakat luas yang ingin mengenal lebih jauh warisan budaya Papua.

Source link

BERITA TERKAIT

Berita Populer