Pimpinan Gereja Katolik Ditembak di Intan Jaya, Papua Tertuduh
Pada Senin, kendaraan yang membawa Pimpinan Dewan Gereja Katolik Moni-Puncak, Pastor Yance Yogi, Pr, ditembak di Desa Titigi, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Dalam mobil tersebut juga terdapat sejumlah jemaat dan pekerja yang sedang membangun jembatan Titigi. Salah seorang pekerja dilaporkan terluka akibat penembakan tersebut.
Menurut Pastor Yance Yogi, Pr, kendaraan yang mereka tumpangi ditembak saat hendak menghindari bentrokan bersenjata antara TNI-Polri dan TPNPB di Sungai Wabu.
Insiden Penembakan
Jendela mobil terkena tembakan hingga bagian bawahnya dekat spion. Salah satu peluru juga menembus samping mobil, menyebabkan satu penumpang mengalami luka ringan.
Meskipun demikian, Pastor Yance Yogi menyatakan semua penumpang selamat dari insiden tersebut. Namun, mobil mengalami kerusakan akibat tembakan yang menembus badannya.
Situasi Berbahaya
Pastor Yance Yogi menjelaskan bahwa sebelum insiden terjadi, dia mengiringi jemaat dalam pembangunan jembatan Titigi yang dilakukan oleh sebuah perusahaan. Namun, saat terjadi baku tembak antara TNI-Polri dan TPNPB, ia meminta perusahaan segera menuju Titigi untuk menghindari situasi yang semakin berbahaya.
Setelah baku tembak mereda, Pastor Yance dan rombongan keluar dari tempat persembunyian mereka. Mereka kemudian dijemput oleh rekan-rekan seperjalanan untuk kembali ke gereja.
Kejadian tersebut akan ditindaklanjuti untuk meminta pertanggungjawaban atas penembakan yang terjadi. Semoga insiden tersebut tidak merusak hubungan yang telah terjalin baik selama ini di Intan Jaya. Semua pihak diharapkan tetap menjaga kerjasama demi keamanan dan ketentraman wilayah tersebut.

