Pemerintah Kabupaten Jayapura, Papua meluncurkan pendaftaran transparansi Paskibraka 2026 di aula lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Distrik Sentani. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Jayapura, Abdul Hamid Toffir, menjelaskan bahwa pendaftaran tahun ini menggunakan aplikasi transparansi Paskibraka secara daring. Hal ini dianggap menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda, namun demikian Abdul Hamid Toffir menekankan pentingnya partisipasi generasi muda dalam mengikuti tahapan tersebut.
Seleksi calon Paskibraka dimulai sejak 13 Maret 2026 hingga 17 April 2026, dengan tim seleksi yang berasal dari berbagai instansi terkait. Calon Paskibraka akan diberikan materi bela negara pada 14 Maret 2026 untuk menanamkan rasa cinta terhadap negara dan kedisiplinan. Persyaratan pendaftaran meliputi siswa SMA/SMK berusia antara 16 hingga 18 tahun yang duduk di kelas 10, dengan pertimbangan tinggi, berat badan, kesehatan, dan kesiapan fisik.
Pendaftaran ini lebih dulu diprioritaskan untuk siswa di sekitar Sentani, namun kemudian akan terbuka bagi siswa dari Distrik Yapsi, Demta, Nimboran, dan sekitarnya. Proses pendaftaran dilakukan secara daring namun dengan penyesuaian sesuai dengan kondisi daerah masing-masing. Salah satu peserta, Debbye Selviana Nasa dari SMAN 1 Sentani, turut mengikuti peluncuran tersebut dan menyatakan persiapannya untuk mengikuti seleksi. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi generasi muda di Kabupaten Jayapura untuk berpartisipasi dalam acara Paskibraka dan meningkatkan semangat nasionalisme mereka.

