Friday, July 17, 2026
HomeHEADLINEPemkab Dogiyai Salurkan 3.000 Bibit Nenas untuk Peningkatan Usaha

Pemkab Dogiyai Salurkan 3.000 Bibit Nenas untuk Peningkatan Usaha

Pemerintah Kabupaten Dogiyai kembali mendorong penguatan usaha berbasis pangan lokal lewat penyaluran 3.000 bibit nenas kepada tiga kelompok masyarakat. Bantuan ini menjadi salah satu langkah nyata untuk memperluas budidaya tanaman yang dinilai punya nilai ekonomi dan mudah dikembangkan di daerah tersebut.

Setiap Kelompok Terima 1.000 Bibit

Dalam penyaluran itu, masing-masing kelompok menerima 1.000 bibit nenas lokal. Bibit tersebut disiapkan untuk dikembangkan sebagai komoditas pangan lokal yang bisa memberi tambahan penghasilan bagi warga. Proses penyerahan dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Papua Tengah, dengan pengawasan tim verifikasi yang memastikan jumlah dan kelengkapan bibit sesuai data penerimaan.

Dorong Olahan Pangan Bernilai Tambah

Program ini tidak hanya berhenti pada pembagian bibit. Pemerintah provinsi juga menaruh harapan agar masyarakat bisa mengolah hasil panen menjadi produk bernilai jual lebih tinggi. Nenas, misalnya, diarahkan untuk diolah menjadi sirup ABC, sementara komoditas lain seperti ubi jalar bisa dikembangkan menjadi keripik, dan kopi dapat dijual dalam bentuk kopi giling. Dengan cara ini, bantuan bibit tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang usaha rumahan yang lebih stabil.

Bagian dari Dukungan untuk Tanaman Lokal

Penyaluran bibit nenas ini merupakan lanjutan dari berbagai bantuan serupa yang sebelumnya telah diberikan di sejumlah kabupaten, termasuk Dogiyai. Dalam periode sebelumnya, Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Papua Tengah juga menyalurkan bibit kopi, kelapa, keladi lokal, dan ubi jalar. Seluruh program tersebut dirancang untuk mendukung pertanian lokal sekaligus sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat sektor pangan berbasis daerah.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

BERITA TERKAIT

Berita Populer