Saturday, August 15, 2026
HomeHEADLINEPemimpin Oposisi Fiji Pertanyakan Kinerja Ekonomi Koalisi Pemerintahan

Pemimpin Oposisi Fiji Pertanyakan Kinerja Ekonomi Koalisi Pemerintahan

Pemimpin oposisi Parlemen Fiji, Inia Seruiratu, mengecam kegagalan Pemerintah Koalisi yang dipimpin oleh Perdana Menteri Sitiveni Rabuka dalam memenuhi janji-janji tentang pengelolaan fiskal yang bijaksana. Menurut Seruiratu, kebijakan pajak yang lebih tinggi, peningkatan utang publik, dan biaya hidup yang semakin tinggi telah membuat kondisi keuangan banyak keluarga Fiji semakin memburuk dalam empat tahun terakhir.

Serangkaian Unggahan Media Sosial

Pada unggahan pertama berjudul “Keadaan Negara Kita – Bagian 1” di media sosial, Seruiratu menyatakan bahwa teori dan praktik dalam mengelola perekonomian suatu negara memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Menurutnya, mengelola keuangan negara membutuhkan keputusan sulit, penentuan prioritas, hidup sesuai kemampuan, dan memastikan setiap pengeluaran hari ini tidak akan memberikan beban berlebih pada generasi mendatang.

Kritik Terhadap Kebijakan Pemerintah

Seruiratu menyoroti bahwa Pemerintah Koalisi seharusnya lebih disiplin dalam hal fiskal sebagaimana yang dijanjikan ketika mulai menjabat. Meskipun pendapatan dari pajak meningkat, anggaran pemerintah terus bertambah setiap tahunnya. Utang publik diproyeksikan terus meningkat dari $11,54 miliar hingga $12,58 miliar antara tahun fiskal 2025-2026 dan 2026-2027.

Selain itu, biaya hidup yang meningkat juga membuat rumah tangga di Fiji kesulitan menghadapi harga kebutuhan pokok sehari-hari. Kenaikan harga bahan bakar juga membawa dampak pada biaya transportasi bagi berbagai kalangan masyarakat, yang akhirnya membebani konsumen dengan biaya tambahan.

Seruiratu juga mengecam keputusan Pemerintah yang mengurangi kontribusi pemberi kerja ke Dana Pensiun Nasional Fiji, yang dianggapnya akan melemahkan tabungan pensiun banyak anggota yang saldo tabungannya sudah rendah. Meskipun alasan pengurangan kontribusi untuk menekan biaya bisnis, Seruiratu mempertanyakan manfaat ekonomi nyata yang didapatkan oleh pekerja dari keputusan tersebut.

Pengelolaan Ekonomi yang Lebih Baik

Seruiratu menegaskan perlunya pengelolaan ekonomi yang efektif melalui pengeluaran yang disiplin, reformasi program pemerintah yang tidak efisien, dan kepemimpinan yang mampu memastikan bahwa pinjaman yang diambil akan menciptakan kemakmuran di masa depan. Setelah hampir empat tahun pemerintahan, masyarakat Fiji seharusnya menikmati standar hidup yang lebih baik, namun kenyataannya masih banyak yang khawatir akan keuangan mereka baik hari ini maupun di masa depan.

Source link
BERITA TERKAIT

Berita Populer