Thursday, June 18, 2026
HomeHEADLINEPemerintah Kurang Serius Atasi Pengungsi Konflik Papua

Pemerintah Kurang Serius Atasi Pengungsi Konflik Papua

Eka Kristina Yeimo, anggota DPD RI dari Papua Tengah, menyoroti kurangnya perhatian dari pemerintah pusat dan daerah terhadap pengungsi akibat konflik bersenjata di Tanah Papua. Yeimo merasa kecewa dengan kondisi pengungsi yang terus bertambah di tengah konflik antara TNI/Polri dan TPNPB. Dia menekankan pentingnya pendekatan dialog sebagai solusi untuk menyelesaikan konflik di daerah tersebut.

Yeimo mengunjungi Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, dan melihat sendiri kondisi pengungsi di sana. Dia memperhatikan banyak anak-anak yang tidak bersekolah dan warga yang hidup dalam keterbatasan di pengungsian. Yeimo menekankan perlunya pemerintah memberikan prioritas pada pendidikan, kesehatan, dan tempat tinggal bagi para pengungsi.

Selain itu, Yeimo juga menyoroti peningkatan pos aparat keamanan di wilayah permukiman warga sipil, yang dinilai dapat memperburuk konflik bersenjata. Menurutnya, pendekatan terus-menerus menggunakan keamanan militer hanya akan meningkatkan angka pengungsian dan pelanggaran HAM di Papua.

Para peneliti juga menekankan pentingnya dialog damai untuk menyelesaikan konflik bersenjata di Papua. Mereka memperingatkan bahwa pendekatan militer hanya akan memperburuk keadaan dan menyulitkan proses perdamaian di wilayah tersebut.

Dengan kondisi konflik yang terus berlanjut dan meningkat, penting bagi pemerintah pusat dan daerah untuk lebih responsif dalam menangani masalah pengungsi akibat konflik bersenjata di Papua. Dialog damai dan peningkatan pelayanan kesehatan serta pendidikan menjadi langkah yang diharapkan dapat mengakhiri konflik dan membangun perdamaian di daerah tersebut.

Source link

BERITA TERKAIT

Berita Populer