Pelatih Persipal Palu Akui Timnya Tak Mampu Mengimbangi Kecepatan Persipura
Persipal Palu pulang dari Stadion Lukas Enembe, Papua, dengan pelajaran mahal. Pelatih Kamaludin mengakui timnya belum sanggup menandingi ritme cepat yang diperagakan Persipura Jayapura dalam laga yang berakhir 3-0 untuk tuan rumah. Di hadapan 7.189 penonton, Persipura langsung menekan sejak awal dan menyelesaikan pekerjaan di babak pertama lewat dua gol Matheus serta satu gol Ramai Rumakiek.
Awal Laga Jadi Titik Lemah Persipal
Kamaludin menilai anak asuhnya tampil agak lengah pada menit-menit awal, dan celah itu dimanfaatkan Persipura dengan sangat efektif. Menurutnya, tempo tinggi yang dibangun lawan membuat Persipal kesulitan keluar dari tekanan dan menjaga jarak antarlini. Kondisi tersebut membuat permainan tim tamu tidak berkembang sebagaimana yang direncanakan.
Memasuki babak kedua, Kamaludin mencoba mengubah pendekatan. Ia meminta para pemainnya agar tidak terlalu memberi ruang kepada lawan, dengan harapan bisa lebih rapat dalam bertahan dan lebih berani mengimbangi alur pertandingan. Meski begitu, upaya tersebut belum cukup untuk membalikkan keadaan setelah Persipura sudah unggul jauh lebih dulu.
Persipura Manfaatkan Momentum Sejak Menit Awal
Dari sisi seberang, pelatih Persipura Jayapura, Rahmad Darmawan, menyebut kemenangan ini lahir dari kerja keras seluruh pemain. Ia menilai timnya mampu tampil baik sejak awal dan menjaga intensitas permainan hingga keunggulan tercipta. Tiga gol di babak pertama menjadi modal penting bagi Persipura untuk mengendalikan laga.
Rahmad juga memandang hasil ini sebagai dorongan berharga menjelang dua pertandingan berikutnya. Tambahan tiga poin membuat Persipura Jayapura naik dan bertahan di posisi ketiga klasemen sementara Pegadaian Liga 2 Pegadaian Championship dengan koleksi 20 poin, berada di bawah PSS Sleman dan Barito Putra.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

