Pasar ponsel lipat global diperkirakan memasuki fase baru pada 2026. Bukan sekadar soal angka pertumbuhan, melainkan soal siapa yang akhirnya ikut bermain di segmen yang selama ini didominasi Android. Laporan terbaru International Data Corporation (IDC) menyebut Apple berpotensi menjadi pemicu utama perubahan itu ketika perusahaan asal Cupertino tersebut diperkirakan masuk ke pasar ponsel lipat.
2025 Masih Tumbuh, 2026 Bisa Meledak
IDC memproyeksikan pengiriman ponsel lipat global pada 2025 mencapai 20,6 juta unit, naik 10 persen secara tahunan. Angka itu menunjukkan pasar masih terus bergerak, meski belum benar-benar meledak. Lonjakan yang jauh lebih besar diperkirakan datang setahun setelahnya, saat pertumbuhan pasar diprediksi melompat hingga 30 persen year-on-year pada 2026.
Menurut laporan tersebut, perubahan paling besar kemungkinan terjadi karena kehadiran Apple. Selama ini, lini ponsel lipat lebih dulu dikuasai produsen Android, sementara Apple dinilai baru akan menyusul di belakang. Namun, langkah yang terkesan terlambat itu justru bisa mengubah ritme persaingan secara drastis.
Apple vs Samsung, Pusat Perhatian Baru
Samsung selama ini menjadi salah satu pemain paling menonjol di pasar ponsel lipat. Karena itu, masuknya Apple diperkirakan langsung memanaskan persaingan di segmen premium. Jika benar meluncurkan iPhone lipat pada akhir 2026, Apple bukan hanya menambah pilihan produk, tetapi juga berpotensi menggeser ekspektasi pasar terhadap desain, harga, dan strategi penjualan perangkat lipat.
Meski tantangannya tidak kecil, termasuk banderol harga yang diperkirakan fantastis, Apple tetap disebut memiliki daya tarik besar untuk mencuri perhatian konsumen. Di pasar yang sangat bergantung pada citra merek dan loyalitas pengguna, kehadiran Apple bisa menjadi katalis yang memperluas minat masyarakat terhadap ponsel lipat secara keseluruhan.
Langkah Telat, Dampaknya Bisa Besar
Masuk lebih lambat dari para pesaing bukan berarti Apple datang tanpa ancaman. Justru sebaliknya, perusahaan ini kerap dikenal mampu mengubah kategori produk yang sebelumnya dianggap niche menjadi arus utama. Jika skenario itu terulang, 2026 bisa menjadi tahun ketika pasar ponsel lipat benar-benar naik kelas, dengan Apple dan Samsung berada di pusat pertarungan.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

