DeepSeek, sebuah perusahaan kecerdasan buatan yang berbasis di China, baru-baru ini dituduh oleh OpenAI telah meniru model kecerdasan buatan AS. Tuduhan ini didasarkan pada penggunaan teknik distilasi dan metode penghindaran yang dilaporkan dalam sebuah memo yang dikirim ke Komite Pilihan Dewan Perwakilan Rakyat AS tentang Persaingan Strategis dengan Partai Komunis China pada tanggal 12 Februari. Dalam memo tersebut disebutkan bahwa DeepSeek menggunakan metode rahasia untuk mengakses model AI AS, dan kemudian menggunakan outputnya untuk melatih model baru mereka.
Menurut OpenAI, mereka telah mendeteksi akun yang terkait dengan karyawan DeepSeek yang mencoba untuk melewati kontrol keamanan dengan menggunakan server proxy dan router pihak ketiga untuk menyembunyikan lokasi sebenarnya. Upaya tersebut diyakini oleh OpenAI telah memungkinkan DeepSeek untuk memperoleh output model untuk tujuan distilasi otomatis dan skala besar. Tuduhan ini menambah kompleksitas dalam persaingan global di bidang kecerdasan buatan antara AS dan China.

