Senator AS Bernie Sanders mengecam para miliarder teknologi raksasa yang disalahkan karena menggunakan kemajuan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk keuntungan pribadi mereka. Dalam sebuah pidato di Senat, Sanders dengan tegas menyuarakan kekhawatirannya bahwa perkembangan AI, yang dianggap sebagai tonggak penting dalam peradaban modern, sebenarnya digunakan sebagai ancaman besar bagi manusia.
Sanders secara khusus menargetkan empat tokoh besar di Silicon Valley sebagai otak di balik pemanfaatan AI dalam upaya untuk memperkaya diri sendiri. Dia menegaskan bahwa upaya konspirasi oleh para “Oligarki Big Tech” hanya melibatkan kepentingan pribadi mereka dan tidak memperhatikan kebutuhan kelompok pekerja.
Kritik tajam dari Sanders ini bukanlah hal yang sepele. Raksasa teknologi seperti Jeff Bezos dari Amazon, diketahui sedang melakukan investasi besar-besaran—bukan untuk membantu mengurangi kemiskinan, melainkan untuk mencapai efisiensi ekstrem dengan otomatisasi pabrik dan penggantian tenaga kerja manusia dengan robot.
Dalam konteks ini, Sanders menyoroti fakta bahwa tujuan dari upaya investasi semacam itu hanya untuk meningkatkan kekayaan pribadi tanpa memperhatikan dampak sosial yang mungkin timbul. Kritik Sanders terhadap pemanfaatan AI oleh para miliarder teknologi tersebut menjadi sorotan penting dalam diskusi mengenai perkembangan AI di masa depan.

