Musim Kemarau di Kuyawage: Ketahanan Pangan Terancam, Warga Mengungsi
Wilayah Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan sedang dilanda musim kemarau yang berkepanjangan. Hal ini telah menyebabkan lahan pertanian dan perkebunan warga mengalami kekeringan dan gagal panen, mengancam ketahanan pangan penduduk setempat.
Keadaan Darurat di Distrik Kuyawage
Situasi ini sangat mengkhawatirkan bagi keberlangsungan hidup warga, terutama bagi pengungsi internal asal Kabupaten Nduga yang telah tinggal di Kuyawage sejak 2018. Pasokan bahan makanan menipis dan ketersediaan air semakin sulit, mengingat kemarau yang berkepanjangan.
Salah satu warga setempat, Nuwinus Gwijangge, menyampaikan keprihatinannya di tengah kondisi kering dan tandus. Keringnya lahan perkebunan dan kesulitan mendapatkan air telah memaksa warga untuk berpikir untuk mengungsi ke wilayah lain demi kelangsungan hidup sementara.
Tindakan Tanggap Darurat Diperlukan
Diketahui bahwa kekeringan serupa kerap terjadi di Distrik Kuyawage hampir setiap tahun, namun kali ini situasinya sangat mengkhawatirkan. Para tokoh masyarakat, seperti Demin Tabuni, menekankan pentingnya peran Pemerintah untuk segera membentuk tim tanggap darurat guna mengatasi krisis ini sebelum ketahanan pangan benar-benar terancam.
Harapan ditujukan kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, Pemerintah Kabupaten Nduga, dan Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya untuk bertindak cepat dalam penyaluran bantuan dan upaya-upaya penanggulangan bencana. Kepedulian dan responsifitas pemerintah daerah diharapkan dapat mengurangi dampak buruk yang mungkin terjadi akibat musim kemarau yang berkepanjangan di Kuyawage.

