Saturday, August 15, 2026
HomeTEKNOLOGIMenelusuri Dampak Iklan 5 Detik pada YouTube

Menelusuri Dampak Iklan 5 Detik pada YouTube

Mulai 15 Februari, Keputusan 342/2025 mulai berlaku, yang mengatur beberapa ketentuan Undang-Undang Periklanan termasuk penghapusan masa tunggu ad-hoc untuk iklan gambar statis yang tidak ditampilkan secara tetap. Aturan baru tersebut mengharuskan platform untuk memungkinkan pengguna menutup iklan video setelah 5 detik dan melarang penyedia konten memaksa pengguna menonton iklan melebihi waktu yang ditentukan.

Regulasi ini langsung mempengaruhi platform video berdurasi panjang seperti YouTube, yang kehilangan format iklan video yang tidak dapat dilewati dengan durasi 15-30 detik. Sebagaimana dilaporkan oleh Statista tahun 2025, Vietnam merupakan pasar yang penting bagi YouTube, dengan waktu menonton mencapai 280 juta jam per hari.

Meskipun iklan yang tidak dapat dilewati memiliki harga yang lebih tinggi, kemungkinan adanya penurunan signifikan dalam biaya per seribu tayangan (CPM) karena kehilangan format tersebut. YouTube menghasilkan uang ketika pengguna menonton kontennya dalam jangka waktu yang cukup lama, dan persentase pemirsa yang langsung melewati iklan setelah tombol “Lewati” muncul tinggi, mencapai sekitar 70-80%.

YouTube kemudian meningkatkan penayangan iklan panjang yang tidak dapat dilewati, terutama pada perangkat layar besar, yang mendapat respons negatif dari pemirsa namun menjadi pertimbangan yang menyenangkan bagi pengiklan. Perubahan ini juga diarahkan untuk mendorong pengguna berlangganan paket berbayar YouTube Premium dengan harga yang mencapai 80.000 VND per bulan di Vietnam, sebagai upaya untuk mengimbangi penurunan potensial pendapatan akibat regulasi baru tersebut.

Ahli operasi platform digital Robih Abdurrahman dari Anymind Group meyakini bahwa regulasi di Vietnam akan memiliki dampak langsung pada pendapatan YouTube.

Source link

BERITA TERKAIT

Berita Populer