Saturday, July 18, 2026
HomeHEADLINEMasyarakat Adat Teluk Arguni Fakfak Praktikkan Sasi di Kapal Seismik

Masyarakat Adat Teluk Arguni Fakfak Praktikkan Sasi di Kapal Seismik

Masyarakat Adat Petuanan Raja Arguni di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, memasang Sasi sebagai tanda larangan di laut untuk menghentikan Kapal Seismik yang sedang mendeteksi potensi Gas. Sasi dikenal sebagai tanda larangan beraktivitas dalam adat Penatuanan untuk menjaga kelestarian ekosistem laut. Pemasangan sasi dilakukan sebagai reaksi terhadap larangan nelayan yang diminta meninggalkan kawasan teluk oleh awak kapal Seismik. Raja Petuanan, Arguni Hanafi Pauspaus menegaskan bahwa belum ada sosialisasi resmi terkait aktivitas kapal Seismik di wilayah mereka.

Setelah memasang sasi, masyarakat adat menyampaikan enam tuntutan kepada perusahaan dan pemerintah, termasuk menghentikan seluruh aktivitas kerja di lokasi tersebut. Jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi, mereka mengancam akan menghentikan seluruh kegiatan operasi hulu migas dan aktivitas perusahaan di wilayah mereka. LMA Mbarmbar juga meminta revisi Amdal perusahaan Gas yang membatasi aktivitas nelayan di kawasan Teluk Arguni, serta meminta pembagian hasil yang lebih menguntungkan masyarakat setempat.

Pihak terkait seperti Kapal Seismik dan pemerintah daerah diminta untuk datang langsung ke Kampung Raja untuk menyelesaikan masalah tersebut. Kapal Seismik yang beroperasi di kawasan tersebut menjadi ancaman bagi keberlanjutan nelayan yang selama ini menggantungkan hidup dari laut. Jubi telah mencoba melakukan konfirmasi kepada SKK Migas namun belum mendapat tanggapan resmi. Wilayah Petuanan Raja Arguni mencakup beberapa kampung di sekitarnya dan merupakan ibu kota distrik. Nelayan yang hidup di wilayah ini terancam karena lahan hidup mereka akan dibatasi oleh aktivitas Kapal Seismik tersebut.

Source link

BERITA TERKAIT

Berita Populer