Saturday, July 18, 2026
HomeTEKNOLOGIMasa Depan Meta: Kekuatan Bocah Ajaib Putus Sekolah

Masa Depan Meta: Kekuatan Bocah Ajaib Putus Sekolah

Masa Depan Meta: Kekuatan Bocah Ajaib Putus Sekolah

Meta kembali membuat langkah besar dalam perebutan talenta kecerdasan buatan. Perusahaan milik Mark Zuckerberg itu disebut menggelontorkan investasi senilai Rp 224 triliun ke Scale AI, perusahaan yang didirikan Alexandr Wang. Dari transaksi besar itulah Wang, yang baru berusia 28 tahun, kini berada di posisi penting untuk memimpin arah ambisi AI Meta ke depan.

Wang Naik Daun di Tengah Ambisi Superintelligence

Langkah ini bukan sekadar soal pendanaan. Meta tampak ingin mengamankan sosok yang dianggap memegang peran kunci dalam infrastruktur data AI saat ini. Wang kemudian direkrut secara kontroversial pada awal 2026 untuk memimpin Meta Superintelligence Labs (MSL), unit elit baru yang dibentuk Zuckerberg guna mendorong pengembangan kecerdasan buatan super.

Posisi tersebut menempatkan Wang di pusat strategi Meta dalam persaingan AI global. Bagi perusahaan sebesar Meta, merekrut figur muda dengan rekam jejak besar seperti Wang menunjukkan betapa seriusnya mereka mengejar lompatan teknologi berikutnya.

Dari MIT ke Daftar Miliarder

Perjalanan Wang jauh dari biasa. Ia lahir dari orang tua yang berprofesi sebagai fisikawan di Amerika Serikat, tumbuh dengan kemampuan matematika yang menonjol, dan sempat diterima di Massachusetts Institute of Technology (MIT). Namun, pada usia 19 tahun, ia memilih keluar dari kampus.

Keputusan itu sempat terlihat seperti langkah berisiko besar. Nyatanya, jalan yang dipilih Wang justru membawanya ke puncak dunia teknologi. Dari anak muda yang meninggalkan bangku kuliah, ia berubah menjadi pendiri perusahaan penting di sektor AI dan masuk dalam daftar miliarder Forbes.

Langkah yang Mengubah Arah Karier

Kisah Wang kini menjadi contoh bagaimana dunia teknologi sering memberi panggung kepada mereka yang berani mengambil jalur tak lazim. Di saat banyak eksekutif meniti karier lewat jalur korporasi panjang, Wang justru melesat lewat keputusan yang dulu tampak seperti pertaruhan. Kini, dengan dukungan modal jumbo dari Meta dan peran barunya di MSL, namanya semakin melekat pada masa depan AI yang sedang dibangun raksasa media sosial itu.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

BERITA TERKAIT

Berita Populer