Wednesday, June 17, 2026
HomeTEKNOLOGILG Menunjukkan Implementasi AI di Infrastruktur Masa Depan

LG Menunjukkan Implementasi AI di Infrastruktur Masa Depan

LG Tampilkan Wajah Baru AI Lewat Robot CLOiD dan Visi Rumah Tanpa Beban

LG kembali mendorong batas penggunaan kecerdasan buatan dengan memperlihatkan bagaimana AI bisa hadir bukan hanya sebagai fitur pintar, tetapi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari yang lebih praktis. Lewat ajang LG World Premiere, perusahaan asal Korea Selatan itu menempatkan konsep AI in Action sebagai sorotan utama, dengan pendekatan yang disebut Affectionate Intelligence—kecerdasan yang tidak sekadar merespons, melainkan memahami kebutuhan manusia secara lebih dekat.

LG CLOiD Jadi Simbol AI yang Lebih Dekat dengan Pengguna

Salah satu inovasi yang paling mencuri perhatian adalah robot ramah LG CLOiD. Perangkat ini hadir dengan desain yang dibuat lebih manusiawi, lengkap dengan dua lengan dan lima jari yang presisi. Dengan bentuk dan kemampuan seperti itu, CLOiD diposisikan bukan hanya sebagai mesin bantu, tetapi sebagai asisten di rumah yang bisa mengambil alih sejumlah tugas harian.

LG memberi gambaran bahwa teknologi ini dapat bekerja selaras dengan kebiasaan pengguna. Misalnya, ketika seseorang memberi tahu melalui aplikasi ThinQâ„¢ bahwa dirinya akan segera tiba di rumah, CLOiD bisa menyalakan lampu dan sekaligus memberi saran yang relevan dengan rutinitas pemilik rumah. Dalam contoh yang dipaparkan, sistem bahkan dapat menyarankan olahraga di dalam ruangan saat cuaca tidak mendukung.

Visi Zero Labor Home dan Rumah yang Lebih Efisien

Di balik pengenalan CLOiD, LG juga menegaskan arah besarnya melalui konsep Zero Labor Home. Gagasannya sederhana, tetapi ambisius: pekerjaan rumah tangga yang selama ini menyita tenaga, seperti melipat cucian atau merapikan piring, perlahan diambil alih oleh teknologi cerdas. Dengan begitu, waktu dan energi manusia bisa dialihkan ke aktivitas yang dinilai lebih penting dan bernilai.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa LG tidak hanya ingin menghadirkan perangkat pintar, tetapi juga membangun ekosistem teknologi yang saling terhubung. Fokusnya bukan semata pada otomatisasi, melainkan pada pengalaman hidup yang lebih ringan, efisien, dan terasa lebih personal bagi pengguna.

AI yang Tidak Hanya Cerdas, tetapi Juga Peka

Lewat strategi ini, LG mencoba menempatkan AI dalam peran yang lebih luas daripada sekadar alat bantu digital. Perusahaan ingin menghadirkan teknologi yang mampu membaca konteks, memahami kebiasaan, dan memberi respons yang terasa lebih manusiawi. Dari sini, AI tidak lagi tampil sebagai fitur pelengkap, melainkan sebagai bagian dari infrastruktur masa depan yang dirancang untuk memudahkan kehidupan sehari-hari.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

BERITA TERKAIT

Berita Populer