Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Luar Negeri (Kemenlu) Kepulauan Solomon menerima kunjungan kehormatan perpisahan dari Duta Besar Republik Indonesia untuk Kepulauan Solomon, Andriana Supandy, yang menuntaskan masa tugas diplomatiknya. Pertemuan ini menjadi penanda berakhirnya satu periode hubungan yang dinilai memberi banyak dorongan bagi kerja sama kedua negara sejak 2019.
Apresiasi atas hubungan yang menguat sejak 2019
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Luar Negeri, Peter Shanel Agovaka, menyampaikan penghargaan atas peran Supandy dalam mempererat hubungan bilateral antara Kepulauan Solomon dan Indonesia. Menurut Agovaka, selama masa penugasan itu, berbagai kerja sama berkembang lebih konkret, mulai dari bidang pendidikan, pertanian, budidaya perikanan, hingga peningkatan kapasitas.
Ia juga menyoroti sejumlah capaian penting yang ikut mewarnai masa jabatan Supandy, termasuk dukungan Indonesia terhadap Balai Persahabatan dan Stadion Futsal Serbaguna. Selain itu, penandatanganan Nota Kesepahaman Bebas Visa turut disebut sebagai langkah yang memperkuat kemudahan hubungan antarwarga kedua negara.
Hibah stadion dan diplomasi publik
Salah satu kerja sama yang paling menonjol adalah hibah dari pemerintah Indonesia untuk pembangunan Stadion Futsal dan Aula Serbaguna di Honiara, ibu kota Kepulauan Solomon. Fasilitas ini dibangun untuk mendukung penyelenggaraan Pacific Games 2023, saat Kepulauan Solomon menjadi tuan rumah ajang olahraga kawasan tersebut.
Nilai proyek itu mencapai US$7,5 juta atau sekitar Rp112 miliar. Bagi kedua negara, pembangunan tersebut tidak hanya dipandang sebagai bantuan infrastruktur olahraga, tetapi juga sebagai bagian dari diplomasi publik dan olahraga yang mempererat hubungan antarmasyarakat.
Harapan untuk kerja sama berikutnya
Pemerintah Kepulauan Solomon menyampaikan harapan terbaik bagi Supandy dalam penugasan dan langkahnya ke depan. Di saat yang sama, mereka menegaskan pentingnya menjaga kemitraan dan persahabatan yang telah terbangun dengan Indonesia agar tetap berlanjut dalam berbagai bidang strategis.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

