Pada tahun 2026, CEO Anthropic, Dario Amodei, memperingatkan tentang bahaya tsunami AI dan akumulasi kekayaan yang ekstrem terkonsentrasi di tangan sekelompok raksasa teknologi. Dalam sebuah wawancara, Amodei dengan jujur mengungkap keprihatinannya terkait pengaruh cepat AI dalam pasar teknologi. Ia menyoroti bagaimana beberapa individu dapat dengan tidak sengaja menguasai perusahaan-perusahaan yang tumbuh dengan pesat, yang kemudian memegang kendali atas berbagai sektor ekonomi.
Anthropic sendiri telah meluncurkan produk-produk AI yang dirancang untuk memudahkan banyak bidang bisnis, seperti industri penjualan, keuangan, HRD, dan perbankan investasi. Perusahaan ini terus berinovasi dengan merilis sistem baru, seperti Claude Cowork, yang memiliki plug-in khusus untuk sektor-sektor tersebut. Dengan perkembangan ini, AI bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan mesin yang mampu menggantikan fungsi perusahaan secara keseluruhan. Dengan demikian, peringatan dari Amodei menjadi sorotan penting terhadap potensi kekuasaan dan kekayaan yang akan terkonsentrasi pada sebagian kecil individu atau perusahaan di era tsunami AI.

