Saturday, August 15, 2026
HomeHEADLINEKorowai Residents Reportedly Fleeing, Three Dead from Gunshots

Korowai Residents Reportedly Fleeing, Three Dead from Gunshots

Puluhan Warga Korowai Mengungsi ke Hutan Akibat Operasi Militer

Puluhan warga di Korowai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan dilaporkan mengungsi ke hutan sejak 22 Juli 2026. Mereka berada di kawasan perbatasan Kabupaten Yahukimo, Pegunungan Bintang, dan Boven Digoel di Provinsi Papua Selatan. Operasi militer yang dilakukan di daerah tersebut telah mengakibatkan 13 orang tewas dan 11 lainnya terluka, serta sekitar 22.661 jiwa mengungsi.

Para Pengungsi dalam Keadaan Kelaparan dan Trauma

Menurut sumber, sebanyak 26 ibu-ibu dan satu anak telah terkonfirmasi menjadi pengungsi di dalam hutan. Namun, kemungkinan masih ada jumlah pengungsi lain yang belum terkonfirmasi karena sebagian lokasi pengungsian berada di hutan yang sulit dijangkau. Para pengungsi tersebut terpaksa mengamankan diri dalam keadaan lapar, haus, dan tanpa tempat untuk beristirahat.

Berdasarkan sumber yang sama, operasi militer yang dilakukan oleh TNI telah menyebabkan tiga warga sipil tewas tertembak, antara lain Yatimin Wonda, Wanengga Kogoya, dan seorang warga suku Korowai yang belum diketahui identitasnya. Operasi tersebut dilakukan sebagai upaya pengejaran terhadap pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo setelah insiden penembakan terhadap Pilot Nicholas F. Goselin pada bulan Juli 2026.

Imbauan untuk Menghentikan Operasi Militer

Manajemen Markas Pusat Komnas Tentara Pembebasan Nasiona Papua Barat (TPNPB) telah mengimbau Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Panglima TNI Agus Subyanto untuk menghentikan operasi militer di permukiman warga sipil di Korowai. Mereka juga menyerukan agar lembaga kemanusiaan baik dari Palang Merah Indonesia maupun internasional turut menangani para pengungsi di Korowai dan lebih dari 122.931 warga sipil di Tanah Papua yang mengungsi akibat konflik bersenjata.

Source link

BERITA TERKAIT

Berita Populer