OPM Diduga Pelaku Penembakan Brutal di Tembagapura, Papua Tengah
Jayapura, Jubi – Insiden penembakan yang menewaskan dan melukai warga di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, diduga dilakukan oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Guspi Waker. Kapala Penerangan Koops TNI Habema, Letnan Kolonel Inf Wirya Arthadiguna, mengungkapkan bahwa penyerangan terjadi di Camp Wini Kalikuluk MP 69, Tembagapura.
Situasi Mencekam di Tengah Pemukiman Warga
Meskipun penuh ancaman, prajurit TNI tetap mengedepankan prinsip Rules of Engagement (ROE) dalam menanggapi serangan tersebut. Keselamatan rakyat tetap menjadi prioritas utama, sehingga evakuasi warga sipil dilakukan dengan cepat dan terukur sebelum pengejaran terhadap kelompok bersenjata dilakukan.
Dalam insiden tersebut, seorang anak perempuan yang ditembak pada bahu kiri saat ditemukan oleh personel TNI, meninggal dalam perjalanan menuju pusat pelayanan kesehatan terdekat. Tindakan penanganan korban dilakukan sesuai prosedur untuk meminimalkan risiko terhadap masyarakat sipil.
Ribuan Warga Mengungsi ke Wilayah Kimbeli dan Timika
Sebaliknya, Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), Sebby Sambom, menyebutkan bahwa lima warga tewas ditembak dan seorang balita terluka akibat operasi militer di wilayah itu. Peristiwa ini mengakibatkan ribuan warga sipil mengungsi ke wilayah Kimbeli dan Timika, dengan sebagian besar dari mereka tergabung dalam konvoi menuju Kota Timika.
Para pengungsi berasal dari Kali Kabur, Distrik Tembagapura, yang melakukan pendulangan emas sisa-sisa dari limbah PT.Freeport. Meskipun demikian, masih ada korban luka-luka dan tewas yang belum dapat dievakuasi karena kendala kontrol wilayah yang masih dipegang oleh pasukan militer Indonesia.
Sementara TNI terus melakukan patroli pengamanan dan pendalaman terkait aksi penembakan yang mengguncang wilayah Kalikuluk dan sekitarnya. Komitmen negara melalui TNI untuk melindungi rakyat Papua terus ditegaskan guna memastikan keamanan dan ketenteraman di Tanah Papua.

