Sebuah komet yang melintasi Tata Surya pada awal tahun 2017 telah mengejutkan para ilmuwan dengan perilaku yang belum pernah terlihat sebelumnya. Komet 41P/Tuttle-Giacobini-Kresákmelakukan pendekatan terdekat ke Matahari setelah 5,4 tahun. Saat melakukannya, putaran komet ini tampak melambat hingga berhenti total, sebelum kemungkinan mulai berputar lagi ke arah yang berlawanan. Perubahan arah putaran komet memang biasa terjadi saat mendekati Matahari, namun kecepatan dan dramatisme pembalikan arah putaran komet ini sangat mengagumkan.
Rekor sebelumnya bagi perlambatan putaran komet dipegang oleh 103P/Hartley 2, namun komet 41P mengalami penurunan lebih dari 10 kali lipat hanya dalam 60 hari. Hal ini tak pernah terjadi sebelumnya dalam pengamatan ilmiah. Awalnya, periode rotasi komet 41P adalah sekitar 20 jam, namun mengalami perlambatan hingga lebih dari dua kali lipat durasi tersebut menjadi satu rotasi setiap 53 jam atau lebih pada bulan Mei. Kemudian, menjelang Desember, terjadi perubahan yang sangat aneh ketika periode rotasi komet memendek menjadi 14,4 jam. Perubahan ini dijelaskan sebagai rotasi komet yang melambat hingga berhenti total sekitar bulan Juni 2017 dan kemudian berubah arah secara drastis.

