Perseteruan teknologi antara Amerika Serikat dan China terus meruncing, dengan pemerintahan Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump mengambil langkah radikal untuk melarang impor peralatan telekomunikasi dan pengawasan video dari perusahaan China. Pada 3 April 2026, Komisi Komunikasi Federal (FCC) mengusulkan aturan yang akan melarang impor perangkat dari perusahaan China yang sudah memiliki izin penjualan sebelum tahun 2022. Langkah ini merupakan bagian dari daftar hitam “Covered List” yang dimulai sejak 2021 dan mencakup perusahaan-perusahaan seperti Huawei, ZTE, Hytera, Hikvision, dan Dahua. Regulator AS sebelumnya hanya memblokir persetujuan model baru dari perusahaan-perusahaan tersebut pada November 2022, namun sekarang impor perangkat model lama pun akan dihentikan secara keseluruhan. Ini menandai eskalasi yang lebih lanjut dalam perseteruan teknologi antara kedua negara, yang dapat berdampak luas terhadap pasar telekomunikasi global.

