Friday, July 17, 2026
HomeHEADLINEKepulauan Marshall: Pimpin Dewan Fasilitas Ketahanan Pasifik

Kepulauan Marshall: Pimpin Dewan Fasilitas Ketahanan Pasifik

Jayapura, Jubi – Kepulauan Marshall akan menjadi yang pertama dalam memimpin lembaga keuangan pertama yang dipimpin, dimiliki, dan dikelola oleh negara-negara Pasifik, yakni Pacific Resilience Facility (PRF). Tujuan PRF adalah menyediakan dana untuk membangun ketahanan masyarakat terhadap kesulitan akibat perubahan iklim.

Misi PRF

PRF akan memberikan hibah untuk adaptasi iklim, kesiapsiagaan bencana, serta proyek-proyek yang bertujuan untuk menanggapi kerugian dan kerusakan akibat dampak krisis iklim. Dewan PRF baru-baru ini mengadakan pertemuan perdana dengan Kepulauan Marshall sebagai tuan rumah. David Paul, Menteri Keuangan Kepulauan Marshall, menjabat sebagai ketua Dewan PRF dan akan memimpin tahap operasionalnya.

Komitmen Dana

Pada 30 Agustus 2024, pertemuan pemimpin Forum Kepulauan Pasifik ke-53 di Tonga mengumumkan bahwa PRF akan menetapkan kantor pusat di Nuku’alofa, ibu kota Tonga. Para pemimpin menegaskan dukungan Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, untuk kapitalisasi PRF. Target pendanaan awalnya sebesar US$500 juta pada 1 Januari 2026, dengan tujuan jangka panjang mencapai US$1,5 miliar.

Kontribusi Dana

Australia, Arab Saudi, Republik Rakyat Tiongkok, dan Amerika Serikat telah memberikan kontribusi dana. Hingga saat ini, PRF telah berhasil mengumpulkan US$137 juta dengan Australia menjadi donor utama dengan sumbangan AU$100 juta. Negara lain seperti Arab Saudi, AS, Tiongkok, dan Jepang juga berkomitmen memberikan dana.

Pemerintah Selandia Baru juga telah menjanjikan kontribusi sebesar NZ$20 juta untuk mendukung fasilitas tersebut.

Source link

BERITA TERKAIT

Berita Populer