Wednesday, June 17, 2026
HomeHUKUM KRIMINALKeluarga Tapol Papua Diteror di Makassar: Investigasi Kasus OTK

Keluarga Tapol Papua Diteror di Makassar: Investigasi Kasus OTK

Keluarga Tapol Papua Diteror di Makassar, Kuasa Hukum Soroti Keamanan Selama Sidang

Situasi persidangan empat tahanan politik Papua di Pengadilan Negeri Kelas 1 Makassar, Sulawesi Utara, kembali menyita perhatian. Bukan hanya karena proses hukum yang masih berjalan, tetapi juga karena keluarga salah satu terdakwa, Abraham Goram Gaman, diduga mengalami teror dari orang tak dikenal saat menginap di sebuah penginapan selama persidangan berlangsung.

Pria Misterius Memantau Penginapan

Menurut informasi yang beredar, seorang pria datang dengan gerak-gerik mencurigakan dan diduga memantau aktivitas keluarga Abraham di sekitar penginapan. Kehadiran orang tak dikenal itu membuat suasana yang semula tenang berubah tegang. Keluarga merasa tidak aman dan ketakutan, terutama karena peristiwa itu terjadi ketika mereka berada di Makassar untuk mendampingi jalannya sidang.

Insiden tersebut bukan hanya menimbulkan rasa terancam bagi keluarga, tetapi juga memunculkan kekhawatiran lebih luas soal perlindungan terhadap pihak keluarga terdakwa dalam perkara yang sensitif seperti ini. Di tengah proses persidangan yang masih berjalan, keamanan menjadi isu yang tak bisa diabaikan.

Kasus Langsung Dilaporkan ke Tim Hukum

Peristiwa itu segera diteruskan kepada penasihat hukum para terdakwa serta tim advokat dari Koalisi Penegak Hukum dan HAM Tanah Papua. Langkah ini diambil agar ada tindak lanjut atas dugaan intimidasi tersebut. Bagi pihak keluarga, laporan itu menjadi cara untuk memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang selama proses sidang berlangsung.

Meski belum ada keterangan rinci mengenai identitas pria yang diduga melakukan pemantauan, kejadian ini menambah daftar kekhawatiran seputar keamanan keluarga tahanan politik Papua yang ikut hadir dalam proses peradilan di luar daerah asal mereka.

Keamanan Keluarga Jadi Sorotan

Kasus ini menunjukkan bahwa persidangan tidak hanya menyangkut para terdakwa di ruang sidang, tetapi juga orang-orang di sekitar mereka yang ikut terdampak. Dalam kondisi seperti ini, perlindungan terhadap keluarga menjadi bagian penting dari proses hukum yang adil dan aman. Rasa takut yang dialami keluarga Abraham Goram Gaman memperlihatkan betapa rentannya situasi yang mereka hadapi selama berada di Makassar.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

BERITA TERKAIT

Berita Populer